Amman Mineral (AMMN) Tinggalkan Rugi, Raup Laba USD497 Juta di Semester I
EmitenTrust.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) membukukan kinerja keuangan yang melonjak pada semester I 2026. Perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$497,92 juta hingga 30 Juni 2026, berbalik dari rugi bersih USD148,72 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang signifikan. Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 21 September 2026, penjualan bersih AMMN mencapai US$2,05 miliar, melesat sekitar 922% dibandingkan penjualan bersih US$182,59 juta pada semester I 2025.
Seiring dengan kenaikan penjualan, beban pokok penjualan turut meningkat menjadi US$1,08 miliar dari sebelumnya US$126,89 juta. Meski demikian, laba kotor AMMN melonjak menjadi US$964,15 juta, dibandingkan US$55,70 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja operasional juga berbalik positif. Beban operasional justru turun menjadi US$54,61 juta dari US$85,91 juta. Kondisi tersebut membuat AMMN membukukan laba operasional sebesar US$909,54 juta, berbalik dari rugi operasional US$30,21 juta pada semester I 2025.
Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat US$695,07 juta, berbalik dari rugi sebelum pajak sebesar US$191,54 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total liabilitas AMMN tercatat US$7,93 miliar per 30 Juni 2026, turun dari US$8,43 miliar pada 31 Desember 2025. Adapun total aset mencapai US$13,80 miliar, sedikit menurun dibandingkan US$13,87 miliar pada akhir 2025.