EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Begini Penjelasan Pefindo Soal Peringkat Obligasi BRI yang Masih Beredar

Oleh Komarudin 04 Sep 2026 10:56 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menegaskan peringkat idAAA untuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) beserta obligasi yang masih beredar. Peringkat korporasi tersebut disertai prospek stabil.

Selain itu, PEFINDO mempertahankan peringkat idAA untuk Obligasi Subordinasi IV BRI yang masih beredar serta idA1+ untuk Surat Berharga Komersial (SBK) Berkelanjutan I yang masih beredar.

PEFINDO menjelaskan, peringkat Obligasi Subordinasi IV berada dua tingkat di bawah peringkat korporasi BBRI. Hal tersebut mencerminkan risiko instrumen surat utang subordinasi yang dapat dihapusbukukan apabila terjadi kondisi non-viability atau keadaan ketika bank dinilai tidak lagi mampu melanjutkan kegiatan usahanya.

Peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan PEFINDO. Peringkat tersebut terutama didorong oleh kemungkinan yang sangat kuat adanya dukungan dari pemerintah Indonesia terhadap BBRI.

Di sisi standalone, profil kredit BBRI juga ditopang sejumlah faktor fundamental. PEFINDO menilai posisi bisnis BBRI berada pada level superior, sementara tingkat permodalan dan likuiditas perseroan tergolong sangat kuat.

Namun, profil kualitas aset menjadi salah satu faktor yang membatasi profil kredit standalone BBRI dan membuatnya tidak sepenuhnya bebas dari risiko.

PEFINDO menyatakan peringkat BBRI dapat diturunkan apabila terdapat penilaian mengenai berkurangnya tingkat dukungan pemerintah. Salah satu indikatornya adalah absennya dukungan pemerintah ketika terjadi pemburukan pada profil kredit standalone BBRI.

Sebagai informasi, BBRI merupakan bank komersial milik pemerintah yang memiliki fokus utama pada segmen kredit mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BRI juga berperan sebagai perusahaan holding Ultra Mikro.

Per 31 Maret 2026, BBRI memiliki 85.601 karyawan yang beroperasi melalui jaringan sebanyak 7.857 outlet di seluruh Indonesia.

Dari sisi kepemilikan, BBRI dikendalikan Pemerintah Indonesia melalui BPI Danantara dengan kepemilikan sebesar 52,66%. Sementara itu, sebanyak 47,34% saham BBRI dimiliki oleh masyarakat.

Penegasan peringkat tersebut menunjukkan PEFINDO masih melihat posisi kredit BBRI sangat kuat, ditopang statusnya sebagai bank milik pemerintah, posisi bisnis yang superior, serta permodalan dan likuiditas yang sangat kuat.

Dengan prospek stabil, PEFINDO saat ini tidak memperkirakan adanya perubahan signifikan yang dapat memengaruhi peringkat korporasi BBRI dalam jangka pendek hingga menengah.

Topik terkait
BRI BBRI PEFINDO peringkat BBRI kredit mikro kecil menengah (UMKM) perusahaan holding Ultra Mikro.