BEI Akhirnya Bekukan Tiga Saham Terbang Ratusan Persen
EmitenTrust.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT Ekadharma International Tbk (EKAD), PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) di seluruh pasar pada Kamis (27/8/2026).
Suspensi perdagangan ketiga saham tersebut mulai berlaku pada sesi I perdagangan 27 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan menyusul terjadinya kenaikan harga saham yang signifikan.
"Suspensi dilakukan hingga Pengumuman Bursa lebih lanjut," tulis pengumuman BEI pada Rabu (26/8/2026).
BEI juga meminta para pihak yang berkepentingan untuk mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan.
"Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," kata Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2026).
Sebelum disuspensi, saham EKAD pada perdagangan Rabu (26/8/2026) ditutup menguat 9,32% ke level Rp422 per saham.
Dalam sepekan terakhir, saham EKAD telah melonjak 39,7%. Sementara dalam periode satu bulan, saham tersebut terbang sekitar 152%, dari posisi Rp167 per saham pada 27 Juli 2026.
Saham TMPO juga mencatat kenaikan signifikan. Pada perdagangan Rabu (26/8/2026), saham TMPO menguat 34,75% ke level Rp252 per saham.
Dalam sepekan, saham TMPO telah melonjak 48,2%. Sedangkan dalam sebulan, saham ini terbang sekitar 121%, dari Rp114 per saham pada 27 Juli 2026.
Saham PACK turut mengalami lonjakan harga sebelum akhirnya dihentikan sementara oleh BEI.
Pada perdagangan Rabu (26/8/2026), saham PACK menguat 9,90% ke level Rp466 per saham. Dalam sepekan, saham PACK tercatat naik sekitar 48%.
Namun, terdapat ketidaksesuaian dalam data yang disampaikan terkait kinerja satu bulan PACK. Angka 121% dari Rp114 pada 27 Juli 2026 jika dihitung terhadap harga Rp466 pada 26 Agustus 2026 sebenarnya setara dengan kenaikan sekitar 309%.
Dengan demikian, berdasarkan harga yang tercantum, saham PACK justru telah melonjak lebih dari tiga kali lipat dalam sebulan.