BEI Minta Klarifikasi, Grup Bakrie (ENRG) Beber Fakta soal Isu Akuisisi Aset Baru
EmitenTrust.com - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) emiten grup Bakrie memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan mengenai rencana perseroan melakukan akuisisi aset baru.
Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai respons atas surat BEI Nomor S-10786/BEI.PP1/08-2026 tertanggal 14 Agustus 2026 mengenai permintaan penjelasan atas pemberitaan di media massa.
Pemberitaan yang menjadi perhatian BEI sebelumnya memuat informasi mengenai perkembangan kinerja ENRG sekaligus pernyataan perseroan terkait peluang akuisisi aset baru.
ENRG menjelaskan bahwa informasi tersebut berasal dari kegiatan diskusi melalui Zoom yang diselenggarakan oleh BRI Danareksa Sekuritas bersama sejumlah investor ritel dan perseroan.
Dalam forum tersebut, ENRG menyampaikan perkembangan terkini mengenai kinerja operasional dan keuangan berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang telah dipublikasikan kepada BEI dan masyarakat.
Perseroan juga menjelaskan strategi pertumbuhan bisnis yang selama ini dijalankan, baik secara organik maupun non-organik.
Pertumbuhan organik dilakukan antara lain melalui pengembangan aset yang telah dimiliki dan peningkatan produksi. Sementara pertumbuhan non-organik dilakukan melalui akuisisi aset baru.
"Ke depannya Perseroan akan terus mengkaji dan mengevaluasi berbagai peluang akuisisi aset baru," jelas manajemen ENRG dalam suratnya kepada BEI.
Namun, perseroan menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan merupakan pengumuman atau konfirmasi adanya rencana maupun transaksi akuisisi tertentu.
ENRG menegaskan hingga saat ini belum menetapkan aset atau target tertentu yang akan diakuisisi.
" Pembahasan mengenai peluang akuisisi masih berada pada tahap evaluasi dan merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk mengejar pertumbuhan non-organik," tulis manajemen pada Kamis (20/8).
Manajemen menyatakan setiap peluang investasi akan dikaji dengan mempertimbangkan kriteria investasi serta potensi transaksi dalam memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan pemegang saham.
"Pembahasan mengenai peluang akuisisi sebagaimana diberitakan merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk terus mengevaluasi peluang pertumbuhan non organik yang dapat memberikan nilai tambah," tulis manajemen.
Selain isu akuisisi, ENRG juga memastikan tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan.
Perseroan menyatakan informasi material yang dapat memengaruhi harga saham telah disampaikan sebelumnya melalui mekanisme keterbukaan informasi.