Data 5,7 Juta Pengguna Fore Kopi (FORE) Diduga Bocor

Data 5,7 Juta Pengguna Fore Kopi (FORE) Diduga Bocor
PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), pengelola jaringan kedai kopi Fore Coffee, mengungkapkan insiden keamanan data yang diperkirakan berdampak terhadap sekitar 5,7 juta pengguna aplikasi perseroan.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), pengelola jaringan kedai kopi Fore Coffee, mengungkapkan insiden keamanan data yang diperkirakan berdampak terhadap sekitar 5,7 juta pengguna aplikasi perseroan. Insiden tersebut terjadi akibat dugaan akses tanpa izin terhadap data pribadi pengguna melalui platform pengolahan data Metabase.

Sekretaris Perusahaan FORE, Denny Ngadimin, dalam keterbukaan informasi. menjelaskan bahwa indikasi kebocoran ditemukan berdasarkan investigasi internal yang berlangsung pada 19-27 Oktober 2026.

Akses tidak sah tersebut dilakukan menggunakan akun-akun yang tidak memiliki izin untuk mengakses platform Metabase yang digunakan perseroan dalam aktivitas pengolahan data.

" FORE telah mencabut akses akun-akun yang tidak berwenang dan menutup celah keamanan yang teridentifikasi dalam waktu kurang dari 24 jam sejak insiden terdeteksi, " tulis Denny pada Rabu (28/10)

Meski demikian, perseroan mengungkapkan bahwa sejumlah data pribadi pengguna telah diakses pihak yang tidak berwenang. Data tersebut meliputi nama, tanggal lahir dan jenis kelamin apabila tercantum dalam aplikasi, nomor telepon, alamat email, alamat pengiriman, riwayat pembelian melalui aplikasi, serta hashed PIN atau PIN yang telah melalui proses pengamanan menggunakan metode hashing.

Berdasarkan perkiraan perseroan hingga tanggal penyampaian keterbukaan informasi, sekitar 5,7 juta pengguna aplikasi terdampak oleh insiden tersebut.

FORE menegaskan bahwa perseroan tidak pernah meminta maupun menyimpan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) pengguna. Perseroan juga menyatakan tidak menyimpan informasi pembayaran pengguna, termasuk detail kartu kredit maupun kartu debit. Karena itu, data-data tersebut disebut tidak terdampak dalam insiden ini.

Perseroan menyatakan telah melakukan investigasi dan mengamankan sistem yang terkait dengan insiden tersebut. FORE juga berkomitmen melanjutkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan sistem dan data pengguna.

Denny menyatakan insiden keamanan data tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.