EDGE Beber Gelaran Tender Offer, 152 Juta Saham Belum Berpartisipasi
EmitenTrust.com - PT Indointernet Tbk (EDGE) mengungkap perkembangan terbaru pelaksanaan Penawaran Tender Sukarela (VTO) yang dilakukan Digital Edge (Hong Kong) Ltd (DEHK) atas saham perseroan.
Manajemen EDGE dalam keterangannya tertanggal 26 Agustus 2026, menyampaikan bahwa DEHK kembali memperpanjang masa pelaksanaan VTO untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik yang belum berpartisipasi.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, Periode III VTO diperpanjang selama 30 hari, mulai 24 Agustus hingga 22 September 2026. Perpanjangan tersebut telah diumumkan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Agustus 2026.
Dalam perpanjangan periode tender sukarela ketiga ini, Digital Edge menetapkan harga penawaran sebesar Rp11.500 untuk setiap saham EDGE.
EDGE juga memaparkan hasil sementara pelaksanaan VTO hingga berakhirnya Periode II pada 23 Agustus 2026.
Pada akhir Periode I, tercatat sebanyak 654 pemegang saham publik dengan total kepemilikan 152.479.800 saham.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 245 pemegang saham dengan total 360.600 saham tercatat berpartisipasi penuh dalam VTO selama Periode II.
Sementara itu, masih terdapat 409 pemegang saham dengan total kepemilikan mencapai 152.119.200 saham yang belum berpartisipasi dalam VTO.
Jika dibandingkan dengan jumlah saham publik yang tercatat pada akhir Periode I, saham yang telah mengikuti VTO pada Periode II baru sekitar 0,24% dari 152,48 juta saham publik.
Dengan demikian, mayoritas saham publik yang tercatat pada periode tersebut masih belum berpartisipasi dalam penawaran tender sukarela.
EDGE menyatakan pelaksanaan VTO Periode II oleh DEHK dijadwalkan dilakukan pada 4 September 2026.
Perpanjangan periode tender menjadi kesempatan tambahan bagi pemegang saham publik yang sebelumnya belum mengambil keputusan untuk berpartisipasi dalam VTO.
Dalam keterbukaan informasinya, perseroan menyatakan perpanjangan masa VTO dan hasil sementara pelaksanaannya tidak memiliki dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha EDGE.
Adapun jumlah pemegang saham dalam pengumuman tersebut dihitung berdasarkan Single Investor Identification (SID).
Indointernet juga menyatakan tidak terdapat kejadian, informasi, atau fakta material lain yang perlu diungkapkan selain informasi mengenai perkembangan VTO dan dokumen-dokumen yang sebelumnya telah dipublikasikan.