EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Eksplorasi Nikel di Sulawesi, MBMA Gelontorkan Rp58,1M

Oleh Komarudin 12 Oct 2026 13:05 1 menit baca

EmitenTrust.com - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menggelontorkan biaya eksplorasi sebesar Rp58,18 miliar atau setara sekitar US$3,26 juta untuk Tambang Nikel Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) hingga triwulan III 2026. Kegiatan eksplorasi, umur tambang, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Aset utama MBMA meliputi Tambang Nikel Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), fasilitas peleburan Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF), fasilitas konverter nikel matte, serta operasi Acid Iron Metal (AIM).

Dalam kegiatan eksplorasi selama triwulan III yang berakhir pada 30 September 2026, MBMA menyelesaikan 1.607 lubang bor inti dengan total kedalaman pengeboran mencapai 41.289 meter.

Metode eksplorasi yang digunakan meliputi pengeboran berlian (diamond drilling), pemetaan geologi, pengambilan sampel permukaan, serta survei geofisika menggunakan Ground Penetration Radar (GPR).

Ke depan, MBMA akan melanjutkan program pengeboran berlian untuk mendukung pendefinisian sumber daya mineral dan kegiatan eksplorasi. Pengeboran infill akan diarahkan untuk meningkatkan tingkat keyakinan dan klasifikasi sumber daya, sedangkan pengeboran eksplorasi difokuskan pada identifikasi potensi tambahan sumber daya mineral.

Selain itu, perseroan akan meneruskan eksplorasi regional melalui pemetaan geologi dan survei GPR guna mengidentifikasi potensi mineralisasi nikel laterit baru di wilayah izin usaha pertambangan (IUP).

Topik terkait
MBMA PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) eksplorasi sebesar Rp58 18 miliar Tambang Nikel Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) sumber daya sumur tambang serta pengujian terkait di wilayah Konawe Sulawesi Tenggara.