EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

ELSA Rampungkan Proyek Offshore PHE di Samudera Hindia

Oleh Komarudin 17 Sep 2026 09:50 3 menit baca

EmitenTrust.com - PT Elnusa Tbk (ELSA) melalui anak usahanya, PT Elnusa Trans Samudera (ETSA), telah menuntaskan dukungan marine support untuk proyek Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Dalam proyek tersebut, ETSA mencatatkan 120 hari operasional tanpa Lost Time Injury (LTI).

Proyek tersebut merupakan bagian dari Komitmen Kerja Pasti PHE Jambi Merang (KKPJM) di wilayah terbuka Laut Selatan Jawa. PHE secara keseluruhan melakukan akuisisi data seismik sepanjang 6.000 kilometer di Samudera Hindia yang mencakup wilayah laut enam kabupaten di Jawa Timur, yakni Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, dan Lumajang.

Pelaksanaan survei berlangsung dalam dua fase. Tahap pertama dimulai pada Oktober 2025 dan dihentikan sementara pada Desember 2025 karena kondisi gelombang tinggi serta arus bawah laut yang kuat. Setelah kondisi cuaca dinilai memungkinkan, kegiatan kembali dilanjutkan pada Juli 2026 hingga rampung pada 26 Agustus 2026.

Dalam proyek ini, ETSA menyediakan dukungan marine yang mencakup kesiapan operasional dan personel untuk menunjang aktivitas offshore yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Capaian zero LTI selama 120 hari operasi menjadi salah satu indikator penerapan aspek keselamatan dan operational excellence perusahaan.

Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, mengatakan keterlibatan ETSA dalam kegiatan tersebut memperkuat posisi Elnusa dalam mendukung agenda eksplorasi migas nasional, terutama seiring bergeraknya kegiatan eksplorasi menuju wilayah offshore dan new frontier.

“Eksplorasi menjadi salah satu fondasi penting untuk membuka potensi sumber daya energi baru. Bagi Elnusa, meningkatnya aktivitas eksplorasi, termasuk menuju wilayah offshore dan new frontier, juga membuka peluang untuk mengoptimalkan kapabilitas yang telah kami bangun,” ujar Rustam.

Survei tersebut menjadi bagian dari program New Venture PHE di kawasan Laut Selatan Jawa. Wilayah Trenggalek-Pacitan yang berada di kawasan fore-arc basin memiliki karakteristik eksplorasi tersendiri sehingga membutuhkan evaluasi bawah permukaan secara lebih mendalam.

Akuisisi data menggunakan teknologi 2D Marine Streamer Broadband yang ditujukan untuk menghasilkan pencitraan geometri bawah permukaan secara lebih akurat, termasuk terhadap target eksplorasi pada kedalaman tinggi atau deep target.

Data hasil survei diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi lebih lanjut terhadap potensi hidrokarbon di wilayah tersebut. Hasilnya juga berpotensi mendukung pengembangan wilayah kerja atau blok eksplorasi migas baru.

Bagi Elnusa, penyelesaian proyek ini sekaligus menambah rekam jejak ETSA dalam menyediakan layanan Marine & Offshore Support Services. Kapabilitas tersebut meliputi transportasi personel dan logistik, tug boat, barge, pekerjaan subsea, hingga dukungan kegiatan seismik.

Elnusa menyatakan pengembangan bisnis marine dan offshore akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan produktivitas, utilisasi aset, profitabilitas, serta risiko. Perseroan juga akan mengintegrasikan kapabilitas tersebut dengan kompetensi lain di dalam Elnusa Group untuk menawarkan layanan yang lebih terintegrasi kepada pelanggan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat daya saing Marine & Offshore Support Services secara selektif dan prudent. Setiap pengembangan kapabilitas dan investasi harus memiliki relevansi terhadap kebutuhan pelanggan, meningkatkan produktivitas dan utilisasi aset, serta memberikan potensi return yang sehat bagi Perseroan,” tambah Rustam.

Dengan penyelesaian dukungan marine pada proyek survei seismik PHE tersebut, Elnusa melihat peningkatan aktivitas eksplorasi offshore sebagai salah satu ruang pengembangan bisnis jasa energi. Perseroan tetap menekankan disiplin investasi, keselamatan, efisiensi, dan pengelolaan risiko dalam menangkap peluang tersebut.

Topik terkait
ELSA PT Elnusa Tbk (ELSA) PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Lost Time Injury (LTI).