EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

IHSG Babak Belur! Anjlok 1,65% ke Level 5.179 di Sesi I

Oleh Komarudin 28 Oct 2026 12:56 2 menit baca

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan sesi pertama Rabu (28/10/2026). IHSG terkoreksi 1,65% atau 87,069 poin ke level 5.179,061.

Tekanan melanda seluruh indeks sektoral. Penurunan terdalam terjadi pada indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang melemah 3,74%, disusul sektor industri (IDXINDUST) turun 3,30%, energi (IDXENERGY) terkoreksi 3,18%, dan barang baku (IDXBASIC) turun 2,81%.

Selanjutnya, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) melemah 1,91%, transportasi (IDXTRANS) turun 1,81%, properti (IDXPROPERT) terkoreksi 1,42%, teknologi (IDXTECHNO) turun 0,68%, keuangan (IDXFINANCE) melemah 0,41%, serta kesehatan (IDXHEALTH) turun 0,20%. Sementara itu, sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) terkoreksi 2,11%.

Aktivitas perdagangan saham hingga jeda siang mencatatkan volume sebesar 16,6 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp7,4 triliun. Sebanyak 553 saham melemah, 131 saham menguat, dan 1.014 saham bergerak stagnan.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mampu mencatatkan kenaikan harga. Saham PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) naik Rp475 menjadi Rp9.000 per saham. Berikutnya, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp325 ke Rp24.975 per saham, sedangkan saham PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) naik Rp180 menjadi Rp4.490 per saham.

Sebaliknya, saham-saham yang mengalami penurunan harga antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) yang terkoreksi Rp1.225 menjadi Rp25.275 per saham. Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp975 ke Rp16.175 per saham, sementara saham SINI melemah Rp700 menjadi Rp9.575 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang teraktif diperdagangkan dengan 42.091 kali transaksi senilai Rp404 miliar. Posisi berikutnya ditempati SMLE dengan 40.363 kali transaksi senilai Rp1,8 miliar, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 36.140 kali transaksi senilai Rp1,4 triliun.

Pada jajaran saham anggota indeks LQ45, PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi salah satu saham dengan tekanan terdalam, turun 6,82% ke Rp1.570 per saham. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 6,79% ke Rp1.235, sedangkan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) terkoreksi 6,70% ke Rp905 per saham.

Di sisi lain, BBCA memimpin kenaikan saham LQ45 dengan penguatan 3,57% ke Rp5.075 per saham. Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 2,11% menjadi Rp725, sementara ITMG menguat 1,32% ke Rp24.975 per saham.

Topik terkait
IHSG top gainers top losers indeks sektor penutupan perdagangan sesi I