IHSG Berbalik Arah! Sempat Merah, Kini Melonjak 1,7% di Sesi I
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan menguat 1,7% ke level 5.418,998 hingga akhir perdagangan sesi pertama Kamis (22/10/2026). Penguatan ini terjadi setelah IHSG sempat melemah pada awal perdagangan.
Pada pukul 09.09 WIB, IHSG tercatat turun 41,494 poin atau 0,78% ke level 5.286,866. Namun, tekanan tersebut berbalik menjadi penguatan seiring mayoritas saham yang diperdagangkan bergerak positif.
Seluruh indeks sektoral ditutup di zona hijau. IDX Sektor Energi memimpin penguatan dengan kenaikan 3,24%, diikuti IDX Sektor Transportasi dan Logistik yang menguat 2,6%.
Berikutnya, IDX Sektor Barang Baku naik 2,27% dan IDX Sektor Infrastruktur menguat 2,2%. IDX Sektor Barang Konsumen Primer bertambah 1,91%, Barang Konsumen Non-Primer naik 1,77%, serta Perindustrian menguat 1,62%.
Sementara itu, IDX Sektor Kesehatan naik 1,61%, Properti dan Real Estat menguat 1,34%, Teknologi bertambah 1,06%, dan Keuangan naik 0,87%.
Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai volume 21,93 miliar saham dengan nilai transaksi Rp9,19 triliun. Sebanyak 550 saham menguat, 131 saham melemah, dan 112 saham stagnan.
Sejumlah saham mencatat kenaikan harga signifikan. Saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) melonjak Rp660 menjadi Rp3.920 per saham. Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp625 ke Rp10.275, sedangkan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat Rp625 menjadi Rp10.900 per saham.
Di sisi lain, saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) terkoreksi Rp275 menjadi Rp9.525 per saham. Saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) turun Rp270 ke Rp4.780, sedangkan PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) melemah Rp150 menjadi Rp9.175 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) menjadi yang paling aktif dengan 76.701 kali transaksi senilai Rp20,5 miliar. Berikutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat 36.788 kali transaksi senilai Rp716 miliar, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebanyak 36.460 kali transaksi senilai Rp312 miliar.
Pada jajaran indeks LQ45, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) memimpin penguatan dengan kenaikan 10,76%. Saham BUMI naik 6,67%, sedangkan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menguat 6,26%.
Sebaliknya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,47%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah 0,38%, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) terkoreksi 0,35%.