IHSG Ditutup Ambruk ke Bawah 5.000! BSWD, TRUK, BIKE Malah Melonjak
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 188,49 poin atau 3,64% ke level 4.996,60 pada perdagangan Senin (19/10/2026). Meski masih tertekan, pelemahan IHSG pada penutupan perdagangan mereda dibandingkan sesi pertama yang sempat merosot 5,05% ke level 4.923,264.
Tekanan jual melanda seluruh indeks sektoral. Sektor barang baku mencatat pelemahan terdalam sebesar 4,57%, diikuti sektor infrastruktur yang turun 4,45% dan sektor barang konsumen siklikal yang melemah 4,09%.
Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 33,15 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp24,82 triliun.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 656 saham melemah, 100 saham menguat, dan 43 saham bergerak stagnan.
Sejumlah saham justru mencatat kenaikan harga signifikan. Saham PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) naik Rp1.125 menjadi Rp6.750 per saham. Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) menguat Rp800 menjadi Rp4.020, sedangkan saham PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) naik Rp950 menjadi Rp5.150 per saham.
Sebaliknya, saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) terkoreksi Rp1.325 menjadi Rp32.875 per saham. Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun Rp1.275 menjadi Rp186.900, sementara saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) melemah Rp825 ke level Rp11.150 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, saham perbankan menjadi yang paling aktif diperdagangkan. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat 141.621 kali transaksi dengan nilai Rp3,38 triliun. Berikutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) diperdagangkan sebanyak 90.100 kali senilai Rp2,56 triliun, sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat 81.606 kali transaksi dengan nilai Rp1,84 triliun.
Pada jajaran indeks LQ45, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi salah satu yang mengalami tekanan terbesar dengan penurunan 7%. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) masing-masing melemah 6,95%.
Di tengah tekanan pasar, sejumlah konstituen LQ45 masih mampu menguat. Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 4,93%, disusul PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang menguat 2,78% dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang naik 2,52%.