EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

IHSG Ditutup Terjun! Tapi TMPO, NICE, SAFE Terbang Diatas 25%

Oleh Komarudin 26 Aug 2026 17:08 3 menit baca

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan hebat. Pada perdagangan Rabu (26/8/2026), IHSG ditutup merosot 1,48% atau anjlok 95 poin ke level 6.405,68.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak volatil dengan berada di rentang 6.405 hingga 6.532. Indeks dibuka di level 6.501 dan sepanjang mayoritas perdagangan lebih banyak bertahan di zona merah.

Tekanan jual terlihat merata di pasar saham domestik. Seluruh indeks sektoral kompak ditutup melemah, dengan sektor transportasi menjadi yang paling terpukul.

Sektor IDX Transportasi ambles 4,15%, menjadi penurunan terdalam dibandingkan sektor lainnya.

Tekanan kemudian diikuti sektor IDX Property dan Real Estate yang turun 2,71%, IDX Energi terkoreksi 2,61%, IDX Barang Konsumer Non Primer melemah 2,42%, IDX Perindustrian dan Logistik turun 2,36%, serta IDX Infrastruktur terkikis 2,26%.

Selanjutnya, sektor IDX Barang Baku turun 1,49%, IDX Barang Konsumer Primer melemah 1,47%, IDX Keuangan turun 1,03%, dan IDX Kesehatan terkoreksi 0,73%.

Pelemahan IHSG tercermin dari luasnya tekanan di mayoritas saham. Sebanyak 583 saham ditutup turun, sementara hanya 118 saham menguat dan 89 saham stagnan.

Aktivitas perdagangan juga cukup ramai. Total volume transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 41,53 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp17,97 triliun.

PADA menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam, ambles 34 poin atau 14,78% ke level Rp196.

Kemudian PSKT terkoreksi 14,72% atau 38 poin menjadi Rp220. TAMA turun 38 poin atau 14,61% ke Rp222.

Selanjutnya, FUTR merosot 44 poin atau 12,86% menjadi Rp298 dan PIPA melemah 25 poin atau 12,25% ke Rp179.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar juga ikut terseret. DNET turun Rp600 menjadi Rp9.850 per saham, sementara GGRM terkoreksi Rp800 menjadi Rp19.525. TKIM juga turun Rp300 menjadi Rp7.775 per saham.

Di tengah aksi jual besar-besaran, sejumlah saham justru berhasil mencetak lonjakan harga.

TMPO menjadi top gainer dengan kenaikan 65 poin atau 34,75% ke level Rp252. Kemudian SAFE melesat 25% atau 123 poin menjadi Rp615. NICE juga menguat 25% atau 68 poin ke Rp340.

BIKE naik 24,49% atau 122 poin menjadi Rp620, sedangkan JAST menguat 20 poin atau 21,97% ke level Rp111.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah saham lainnya. POLU melonjak Rp2.550 menjadi Rp16.200 per saham, LIFE naik Rp1.125 menjadi Rp6.800, sedangkan EMAS bertambah Rp400 menjadi Rp9.125 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, TPIA menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan dengan 74.826 kali transaksi dan nilai mencapai Rp668 miliar.

Di posisi berikutnya terdapat BUMI dengan 60.602 kali transaksi senilai Rp516 miliar.

Sementara DSSA diperdagangkan sebanyak 48.697 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp682 miliar.

Tekanan juga menghantam jajaran saham dalam indeks LQ45.

Darma Henwa Tbk (DEWA) menjadi salah satu top loser LQ45 dengan penurunan 7,08% ke Rp420 per saham.

Selanjutnya Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 6,67% ke Rp770 dan Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 5,91% ke Rp1.750 per saham.

Namun, tidak semua saham LQ45 ikut terseret ke zona merah. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) justru naik 2,03% ke Rp3.020.

Kemudian Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menguat 1,29% ke Rp7.850 dan Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik tipis 0,30% ke Rp1.685 per saham.

Topik terkait
IHSG top gainers top losers indeks sektor penutupan perdagangan sesi I