IHSG Ditutup Tertekan! WIFI, MDKA Ambruk di LQ45
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 66,16 poin atau 1,22% ke level 5.373 pada perdagangan Senin (26/10/2026). Seluruh indeks sektoral kompak terkoreksi, dengan sektor infrastruktur, energi, dan teknologi mencatat penurunan terdalam.
IDX Sektor Infrastruktur memimpin pelemahan dengan koreksi 2,47%. Berikutnya, IDX Sektor Energi turun 2,36% dan IDX Sektor Teknologi melemah 2,06%.
Tekanan jual tercermin dari pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebanyak 520 saham ditutup melemah, sementara 161 saham menguat dan 112 saham bergerak stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 32,51 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp14,50 triliun.
Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham masih mampu menguat. MBSS naik Rp340 menjadi Rp4.280 per saham, sedangkan AMFG dan ANDI masing-masing meningkat Rp180 ke level Rp3.210 per saham.
Sebaliknya, DCII terkoreksi Rp1.025 menjadi Rp179.000 per saham. ADES turun Rp650 ke Rp33.000, sementara POLU melemah Rp500 menjadi Rp10.950 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, BBCA menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan 73.937 kali transaksi senilai Rp1,7 triliun. BUVA menyusul dengan 60.095 kali transaksi senilai Rp287 miliar, sedangkan BBRI mencatat 44.901 kali transaksi dengan nilai Rp728 miliar.
Pada indeks LQ45, WIFI menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam, yakni 6,73%. MDKA turun 5,94% dan MBMA terkoreksi 5,85%.
Di tengah tekanan pasar, beberapa saham LQ45 masih bertahan di zona hijau. UNVR menguat 1,79%, BBNI naik 1,46%, dan AADI bertambah 1,32%.