IHSG Menghijau di Akhir Pekan, HRTA dan AMMN Bersinar di LQ45
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 62,47 poin atau 1,04% ke level 6.093,75 pada perdagangan Jumat (9/10/2026). Penguatan pada akhir pekan ini ditopang kenaikan 10 dari 11 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 1,67%, disusul sektor perindustrian yang naik 1,51% dan infrastruktur menguat 1,15%. Sementara itu, sektor properti menjadi satu-satunya sektor yang melemah, terkoreksi 0,16%.
Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 37,85 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,80 triliun. Sebanyak 381 saham menguat, 238 saham melemah, dan 172 saham stagnan.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga terbesar, di antaranya PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (LIFE) yang naik Rp1.800 menjadi Rp10.850 per saham. Selanjutnya, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp950 menjadi Rp17.925 per saham, sedangkan saham SINI naik Rp900 menjadi Rp15.900 per saham.
Sebaliknya, saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) mengalami penurunan harga terbesar, yakni Rp1.025 menjadi Rp7.125 per saham. Saham GEMS turun Rp825 menjadi Rp7.950 per saham, sementara BYAN melemah Rp500 menjadi Rp11.775 per saham.
Dari sisi aktivitas perdagangan, saham FORU menjadi yang paling aktif dengan frekuensi transaksi 60.743 kali senilai Rp267 miliar. Berikutnya, MMIX diperdagangkan sebanyak 29.629 kali dengan nilai Rp39 miliar, disusul GOTO dengan frekuensi 28.813 kali dan nilai transaksi Rp378 miliar.
Di jajaran saham unggulan LQ45, PT Indika Energy Tbk (INDY) memimpin penguatan dengan kenaikan 6,08%. Posisi berikutnya ditempati PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang naik 4,81% dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat 4,01%.
Sementara itu, tiga saham yang melemah paling dalam di LQ45 adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), turun 1,39%; PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), melemah 1,04%; serta PT Indosat Tbk (ISAT), terkoreksi 0,93%.