IHSG Sesi I Balik Arah, Tertekan 0,55 Persen

IHSG Sesi I Balik Arah, Tertekan 0,55 Persen
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan terus melemah hingga akhir perdagangan sesi pertama, Jumat (25/9/2026). IHSG turun 34,878 poin atau 0,55% ke level 6.263,729.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan terus melemah hingga akhir perdagangan sesi pertama, Jumat (25/9/2026). IHSG turun 34,878 poin atau 0,55% ke level 6.263,729.

Tekanan terhadap IHSG datang dari hampir seluruh indeks sektoral. IDX Sektor Perindustrian menjadi sektor dengan pelemahan paling dalam, yakni anjlok 2,07%.

Selanjutnya, IDX Sektor Infrastruktur melemah 1,32%, diikuti IDX Sektor Properti dan Real Estate yang turun 1,02%. IDX Sektor Transportasi & Logistik juga terkoreksi 0,62%.

Tekanan berlanjut pada IDX Sektor Kesehatan yang turun 0,62%, IDX Sektor Barang Konsumen Primer melemah 0,57%, serta IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer turun 0,55%.

Kemudian, IDX Sektor Energi terkoreksi 0,54%, IDX Sektor Barang Baku turun 0,41%, dan IDX Sektor Keuangan melemah 0,40%.

Di tengah tekanan pasar, IDX Sektor Teknologi menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau. Sektor tersebut naik tipis 0,19% pada perdagangan sesi pertama.

Dari data perdagangan, total volume transaksi bursa mencapai 20,97 miliar saham dengan nilai transaksi Rp4,51 triliun. Sebanyak 517 saham tercatat turun, 140 saham menguat, sementara 130 saham lainnya bergerak stagnan.

Di jajaran saham unggulan LQ45, ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menjadi salah satu pemberat utama dengan penurunan 3,36%. Kemudian Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) terkoreksi 3,23% dan Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun 2,32%.

Sebaliknya, sejumlah saham LQ45 masih mampu menguat. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 2,20%, Bukit Asam Tbk (PTBA) menguat 1,97%, sedangkan Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 1,95%.