IHSG Sesi I Melemah 0,32%, WIFI Ambruk 11% di LQ45
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak volatil dan cenderung melemah pada perdagangan sesi pertama Jumat (2/10/2026). IHSG terkoreksi 0,32% atau 19,302 poin ke level 5.990,200 hingga akhir sesi pertama.
Tekanan terhadap IHSG terjadi seiring mayoritas indeks sektoral berada di zona merah. Dari 11 indeks sektoral, sebanyak 10 sektor mengalami pelemahan, sementara hanya sektor energi yang mampu menguat.
Sektor transportasi dan logistik menjadi sektor dengan penurunan terdalam, yakni 1,55%. Selanjutnya, sektor industri (IDXINDUST) melemah 1,12%, sedangkan sektor infrastruktur (IDXINFRA) terkoreksi 1,10%.
Sektor lainnya yang berada di zona merah yakni IDX BASIC (-0,71%), IDXCYCLIC (-0,18%), IDXNONCYC (-0,13%), IDXHEALTH (-0,11%), IDXFINANCE (-0,54%), IDXPROPERT (-0,57%), dan IDXTECHNO (-0,40%).
Di sisi lain, IDXENERGY menjadi satu-satunya sektor yang menguat, dengan kenaikan 0,30%.
Aktivitas perdagangan saham terpantau ramai. Total volume transaksi mencapai 80,4 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp6,3 triliun. Sebanyak 404 saham melemah, 230 saham menguat, sedangkan 151 saham bergerak stagnan.
Tekanan juga terlihat pada jajaran saham yang masuk indeks LQ45. PT Solusi Sinerga Digital Tbk (WIFI) menjadi saham dengan penurunan terdalam pada sesi pertama.
Saham WIFI terkoreksi 11,15% ke level Rp1.435. Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 4,58% menjadi Rp4.170.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) juga berada di zona merah dengan penurunan 4,25% ke level Rp1.240.
Di sisi lain, sejumlah saham LQ45 mampu bertahan dan mencatatkan penguatan.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi top gainer LQ45 dengan kenaikan 3,61% ke level Rp3.160. Disusul PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang menguat 3,10% menjadi Rp1.495.
Sementara itu, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 2,24% ke level Rp11.400.