IHSG Terjun di Sesi I, Tak Ada Sektor yang Selamat
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin tertekan pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Hingga penutupan sesi pertama, IHSG anjlok 139,489 poin atau 2,64% ke level 5.142,823.
Pelemahan terjadi di seluruh indeks sektoral, dengan sektor infrastruktur mencatatkan koreksi terdalam. Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) ambles 3,78%, diikuti sektor barang baku (IDXBASIC) yang turun 3,56% dan sektor perindustrian (IDXINDUST) melemah 2,99%.
Tekanan juga terjadi pada sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) yang terkoreksi 2,75%, sektor energi (IDXENERGY) turun 2,73%, serta sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) melemah 2,04%.
Selanjutnya, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) turun 1,75% dan sektor kesehatan (IDXHEALTH) melemah 1,72%. Sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) terkoreksi 1,54%, sektor teknologi (IDXTECHNO) turun 1,40%, sedangkan sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) melemah 1,06%.
Aktivitas perdagangan hingga jeda siang mencatatkan volume transaksi sebanyak 14,35 miliar saham dengan nilai mencapai Rp5,85 triliun.
Di tengah tekanan pasar, sebanyak 593 saham tercatat menguat, 92 saham melemah, dan 100 saham bergerak stagnan berdasarkan data yang disampaikan.
Pada jajaran saham anggota indeks LQ45, tekanan terdalam terjadi pada PT Indosat Tbk (ISAT) yang turun 6,69%. Berikutnya, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 6,48%, sedangkan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melemah 6,47%.