back to top

Ini Alasan Pefindo Downgrade Peringkat PTPP Jadi Negatif

Emitentrust.com – Pefindo menurunkan peringkat PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) menjadi idBBB+ dengan prospek negatif, dari sebelumnya idA dengan outlook stabil.

Pada saat yang sama, peringkat Sukuk Berkelanjutan I dan Obligasi Berkelanjutan III dan IV yang diterbitkan PTPP juga turn menjadi idBBB+.

“Penurunan peringkat ini mencerminkan dampak gabungan dari meningkatnya risiko refinancing PTPP terkait surat utang yang akan jatuh tempo di tengah akses pendanaan yang semakin menantang di industri konstruksi domestik, sehingga menekan likuiditas dan membatasi fleksibilitas keuangan Perusahaan,” tulis Pefindo yang dikutip Minggu (17/1).

Dijelaskan, jatuh tempo surat utang terdekat pada 11 April 2026 merupakan risiko kredit jangka pendek utama, dan ketidakmampuan PTPP dalam mengatasi situasi tersebut dapat berdampak lebih jauh terhadap profil kredit perseroan.

“Peringkat PTPP mencerminkan pandangan kami mengenai peran penting perusahaan bagi pemerintah dan sumber pendapatan yang terdiversifikasi yang dibatasi oleh struktur permodalan dan fleksibilitas keuangan PTPP yang lemah, eksposur terhadap segmen properti yang berisiko tinggi, serta lingkungan usaha yang fluktuatif,” tulis Pefindo dalam laporannya Kamis (15/1).

Lebih lanjut, ketidakmampuan PTPP untuk menyelesaikan surat utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat dapat memicu penurunan peringkat lebih lanjut.

Namun demikian, prospek PTPP dapat kembali menjadi stabil jika perseroan mampu meningkatkan kinerja bisnis dan indikator keuangannya secara signifikan dan menghasilkan arus kas yang lebih kuat secara berkelanjutan, serta mengatasi risiko terkait penyelesaian kewajiban keuangannya.

Per 30 September 2025, pemegang saham PTPP terdiri dari Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) (0,51 persen), PT Danantara Asset Management (50,49 persen), Koperasi Karyawan (Kopkar) (0,03 persen), dan publik (48,74 persen).

Artikel Terkait

TOSK Bagikan 34% Laba Sebagai Dividen, Cair 7 Juli 2026

PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,97 miliar atau Rp0,45 per saham dari laba komprehensif tahun buku 2025 sebesar Rp5,74

Akuisisi Tuntas! DEWI Bidik Diversifikasi dan Pertumbuhan Baru

Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) resmi menyelesaikan akuisisi aset strategis seluas 1,5 hektar di kawasan Cikarang sebagai bagian dari langkah ekspansi usaha

FOLK Berbalik Untung Rp14,82M di Kuartal I-2026, Ini Pemicunya

PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) akan membagikan sisa dividen tunai sebesar Rp225,49 miliar atau setara Rp50 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut

Populer 7 Hari

Berita Terbaru