Laba CSIS Tergerus 16,1 Persen di Semester I-2026
EmitenTrust.com EmitenTrut.com - PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) membukukan laba bersih sebesar Rp20,07 miliar pada semester I 2026, turun 16,10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp23,92 miliar. Penurunan laba terjadi di tengah pendapatan perseroan yang juga terkoreksi tipis menjadi Rp59,54 miliar dari sebelumnya Rp60,51 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan interim konsolidasian per 30 Juni 2026, pendapatan CSIS tercatat turun sekitar 1,61% secara tahunan. Meski demikian, perseroan mampu menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp19,81 miliar dari Rp24,83 miliar pada semester I 2025.
Kondisi tersebut membuat laba kotor CSIS meningkat menjadi Rp39,73 miliar, dibandingkan Rp35,68 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, beban usaha meningkat menjadi Rp15,68 miliar dari Rp13,01 miliar.
Selain itu, perseroan mencatat beban lain-lain sebesar Rp3,72 miliar, melonjak dibandingkan Rp47,39 juta pada semester I 2025. Di sisi lain, pendapatan lain-lain tercatat Rp4,82 miliar, naik dari Rp4,56 miliar.
Alhasil, laba usaha CSIS turun menjadi Rp25,15 miliar dari Rp27,19 miliar. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan final Rp2,01 miliar, beban keuangan Rp1,66 miliar, rugi bersih entitas asosiasi Rp120,87 juta, serta perubahan nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas sebesar Rp1,36 miliar, laba sebelum pajak tercatat Rp20,00 miliar.
Dari sisi neraca, total liabilitas CSIS per 30 Juni 2026 mencapai Rp162,45 miliar, turun dari Rp167,95 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, total ekuitas meningkat signifikan menjadi Rp573,24 miliar dari Rp381,31 miliar.
Kenaikan ekuitas tersebut antara lain didorong tambahan modal disetor sebesar Rp177,41 miliar. Perseroan juga mencatat pembagian dividen sebesar Rp5,7 miliar kepada kepentingan nonpengendali.
Dari sisi arus kas, kas dan bank CSIS melonjak menjadi Rp192,56 miliar pada akhir Juni 2026, dibandingkan Rp3,34 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama ditopang arus kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp193,10 miliar.
Namun, arus kas dari aktivitas operasi berbalik negatif. Pada semester I 2026, perseroan mencatat arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp2,77 miliar, berbanding dengan arus kas positif Rp13,64 miliar pada semester I 2025.
Sementara itu, arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi mencapai Rp7,07 miliar, antara lain untuk perolehan aset tetap sebesar Rp2,29 miliar dan investasi saham sebesar Rp4,99 miliar.