OASA Sebut Habiskan Dana Rights Issue untuk Modal dan Akuisisi
EmitenTrust.com - PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), emiten energi terbarukan, telah merealisasikan seluruh dana hasil penambahan modal melalui penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue senilai bersih Rp575,07 miliar per 30 Juni 2026.
Direktur Utama OASA, Gafur Sulistyo Umar, dalam keterangannya pada 22 Oktober 2026 menyampaikan bahwa perseroan meraih dana sebesar Rp598,8 miliar dari pelaksanaan HMETD pada 30 Desember 2022. Setelah dikurangi biaya penawaran sebesar Rp23,7 miliar, dana bersih yang diperoleh mencapai Rp575,07 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk sejumlah kebutuhan bisnis, mulai dari akuisisi, modal kerja, pembelian properti perkantoran, hingga pengembangan proyek energi terbarukan.
Rinciannya, OASA mengalokasikan Rp89 miliar untuk mengakuisisi 99,995% saham PT Indoplas Makmur Lestari. Perseroan juga menggunakan Rp69 miliar untuk modal kerja grup serta Rp9 miliar untuk membeli satu unit kantor Strata Office Suites Unit No. 03/10/B di Kompleks Rasuna Epicentrum, Jakarta.
Selain itu, dana rights issue dialokasikan sebesar Rp340,5 miliar untuk modal kerja grup serta pengembangan, pembangunan, dan/atau pembelian proyek pembangkit listrik energi terbarukan.
OASA turut merealisasikan Rp40 miliar untuk kebutuhan pre-operations FPSA DKI Jakarta, Rp20 miliar untuk belanja modal (capital expenditure/capex) grup, serta Rp7,57 miliar untuk modal kerja perseroan.
Dengan demikian, seluruh dana bersih hasil rights issue tersebut dilaporkan telah digunakan sesuai dengan peruntukannya per 30 Juni 2026.
Pada perdagangan hari ini Kamis (22/10) saham OASA naik 19,38 persen ke level Rp191.