EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Pendapatan Turun, SMLE Berbalik Rugi Rp6,45M di Semester I

Oleh Komarudin 30 Sep 2026 21:18 3 menit baca

EmitenTrust.com- PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) membukukan rugi bersih Rp6,46 miliar pada semester I 2026. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun sebelumnya ketika perseroan masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp390,01 juta.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, pendapatan SMLE juga mengalami penurunan. Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp96,07 miliar, turun sekitar 11,61% dibandingkan semester I 2025 yang mencapai Rp108,69 miliar.

Penurunan pendapatan tersebut terjadi ketika beban pokok penjualan juga turun menjadi Rp71,60 miliar dari sebelumnya Rp82 miliar. Alhasil, laba bruto SMLE tercatat sebesar Rp24,47 miliar, turun dari Rp26,69 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Namun, beban operasional perseroan masih cukup besar. Beban penjualan tercatat Rp10,94 miliar, sedikit meningkat dibandingkan Rp10,68 miliar pada semester I 2025. Sementara itu, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp12,70 miliar dari Rp11,42 miliar.

Kondisi tersebut membuat laba usaha SMLE merosot menjadi Rp837,61 juta, dibandingkan Rp4,59 miliar pada semester I 2025.

Tekanan semakin besar setelah perseroan membukukan beban lain-lain bersih sebesar Rp6,31 miliar, melonjak dibandingkan Rp1,01 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, penghasilan keuangan meningkat menjadi Rp492,69 juta dari Rp90,83 juta. Sementara beban keuangan berhasil ditekan menjadi Rp2,12 miliar, dari sebelumnya Rp2,98 miliar.

Alhasil, SMLE membukukan rugi sebelum pajak Rp7,10 miliar, berbalik dari laba sebelum pajak sebesar Rp687,22 juta pada semester I 2025.

Setelah memperhitungkan manfaat pajak penghasilan bersih sebesar Rp642,68 juta, rugi bersih periode berjalan SMLE mencapai Rp6,46 miliar. Pada semester I 2025, perseroan masih membukukan laba bersih Rp390,01 juta.

Rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp6,46 miliar, dibandingkan laba Rp390,24 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, rugi per saham dasar dan dilusian berubah menjadi Rp2,77 per saham, dari sebelumnya laba Rp0,17 per saham.

Dari sisi neraca, total aset SMLE per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp199,94 miliar, turun dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp205,70 miliar.

Aset lancar tercatat Rp145,60 miliar, turun dari Rp154,47 miliar pada akhir 2025. Kas dan setara kas mencapai Rp44,72 miliar, sementara persediaan tercatat sebesar Rp66,03 miliar.

Di sisi liabilitas, total kewajiban perseroan mencapai Rp99,26 miliar, sedikit meningkat dibandingkan Rp98,41 miliar pada akhir 2025.

Liabilitas jangka pendek tercatat Rp84,53 miliar, sedangkan liabilitas jangka panjang mencapai Rp14,73 miliar.

Sementara itu, total ekuitas SMLE per 30 Juni 2026 berada di level Rp100,69 miliar, turun dari Rp107,29 miliar pada akhir Desember 2025.

Meski mencatatkan rugi bersih, SMLE masih membukukan arus kas positif dari aktivitas operasi. Pada semester I 2026, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai Rp4,76 miliar, meski turun dibandingkan Rp6,58 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Arus kas dari aktivitas investasi tercatat negatif Rp3,38 miliar, terutama digunakan untuk perolehan aset tetap, aset hak-guna, serta uang muka pembelian aset tetap.

Sementara itu, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat negatif Rp2,23 miliar.

Secara keseluruhan, kas dan setara kas serta cerukan pada akhir Juni 2026 tercatat Rp30,72 miliar, turun dari Rp38,03 miliar pada akhir Juni 2025.

Topik terkait
SMLE PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) rugi bersih Rp6 46 miliar semester I 2026