back to top

RUPO ADHI Buntu! Relaksasi Rasio Keuangan Ditolak

Emitentrust.com – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) atas Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2022 yang digelar pada 12 Februari 2026 di Hotel Grandhika Iskandarsyah, Jakarta Selatan.

Dalam rapat tersebut, perseroan mengajukan agenda penting yakni permohonan persetujuan pengesampingan kewajiban untuk memelihara rasio keuangan tertentu sebagaimana diatur dalam perjanjian perwaliamanatan obligasi.

Rozi Sparta Corporate Secretary dalam keterangannya yang dikutip Selasa (17/2) menyampaikan bahwa RUPO dihadiri oleh pemegang obligasi yang mewakili Rp2,379 triliun atau 96,583% dari total obligasi yang beredar, sehingga kuorum kehadiran sebenarnya telah terpenuhi.

Namun demikian, hasil pemungutan suara tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dipersyaratkan dalam Pasal 10 ayat 7 huruf B angka (1) Perjanjian Perwaliamanatan.

Dalam agenda rapat, ADHI meminta persetujuan agar kewajiban menjaga rasio keuangan tertentu dapat dikesampingkan untuk periode laporan keuangan konsolidasian tahunan per 31 Desember 2025 (audited) dan/atau 31 Desember 2026 (audited).

Permohonan ini mengacu pada ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022.

Meski tingkat kehadiran sangat tinggi, keputusan strategis tersebut belum memperoleh persetujuan sesuai ambang batas voting yang disyaratkan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru