Saham Terbang 249 Persen Sebulan Masih Meroket Usai Suspensi
EmitenTrust.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) mulai sesi I perdagangan Selasa (29/9/2026) di seluruh pasar.
Sebelumnya, BEI melakukan suspensi terhadap saham SEMA sejak 25 September 2026 menyusul terjadinya lonjakan harga yang signifikan.
Pasca suspensi dibuka, saham SEMA langsung kembali melaju. Hingga penutupan perdagangan sesi I, Selasa (29/9/2026), saham SEMA tercatat menguat 20,60% atau naik 68 poin ke level Rp398 per saham.
Sepanjang sesi I, saham SEMA bergerak di rentang Rp336 hingga Rp408 per saham. Aktivitas transaksi juga terpantau cukup ramai dengan volume mencapai 647.901 lot dan nilai transaksi sekitar Rp24,9 miliar.
Saham SEMA mencatat lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sepekan sebelum suspensi, saham SEMA telah melonjak 20,6%. Sementara dalam sebulan, saham emiten tersebut telah terbang sekitar 249% dari posisi Rp114 per saham pada 31 Agustus 2026.
Seiring kembali dibukanya perdagangan saham SEMA, BEI mengingatkan para investor untuk mencermati setiap informasi yang disampaikan oleh perseroan.
"Bursa meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan Keterbukaan Informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tulis Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).