EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Sahamnya Dinilai Anjlok 57%, CBDK Siapkan Buyback Rp250M Mulai Besok

Oleh Komarudin 19 Aug 2026 21:29 3 menit baca

EmitenTrust.com - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menyiapkan dana hingga Rp250 miliar untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback. Aksi korporasi tersebut akan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 20 Agustus hingga 19 November 2026.

Rencana buyback tersebut dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka, POJK Nomor 13 Tahun 2023 tentang kebijakan dalam menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal saat kondisi pasar berfluktuasi signifikan, serta Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026.

CBDK menyatakan biaya yang disiapkan untuk pelaksanaan buyback maksimal mencapai Rp250 miliar. Nilai tersebut sudah termasuk biaya transaksi, termasuk biaya pedagang perantara dan biaya lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelian kembali saham.

Perseroan tetap akan memperhatikan batas maksimum pembelian kembali saham sebagaimana diatur dalam POJK 13/2023 dan POJK 29/2023, termasuk ketentuan mengenai jumlah saham beredar yang wajib dipenuhi sesuai peraturan perundang-undangan.

Keputusan melakukan buyback dilakukan di tengah tekanan yang cukup besar terhadap harga saham CBDK sepanjang tahun berjalan. CBDK mencatat bahwa sejak awal 2026 hingga 19 Agustus 2026, harga saham perseroan mengalami penurunan hingga sekitar 57%.

Penurunan tersebut bahkan lebih dalam dibandingkan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada periode sama tercatat turun hingga sekitar 26%.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan perseroan untuk melakukan pembelian kembali saham.

Menurut CBDK, buyback ditujukan untuk membantu mengurangi tekanan jual di pasar ketika indeks harga saham mengalami volatilitas.

Selain itu, langkah tersebut juga menjadi sinyal kepada investor bahwa perseroan menilai harga saham CBDK saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fundamental dan nilai intrinsik perusahaan.

CBDK menegaskan aksi pembelian kembali saham bukan dilakukan karena adanya penurunan kinerja maupun pelemahan fundamental perseroan.

Manajemen menyatakan perseroan tetap memiliki kondisi keuangan yang sehat, kinerja operasional yang stabil, serta prospek usaha jangka panjang yang baik.

Melalui buyback, CBDK juga ingin menjaga keseimbangan antara fundamental perusahaan dan kondisi pasar, mengoptimalkan struktur permodalan, serta mempertahankan kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Perseroan menyebut pelaksanaan buyback didukung tingkat likuiditas yang memadai dan tidak akan mengganggu kondisi keuangan, kegiatan operasional maupun rencana investasi.

CBDK juga menyajikan proforma kinerja apabila buyback dilaksanakan berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026.

Laba komprehensif yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,68 triliun dan dalam proforma tersebut tidak mengalami perubahan. Sementara itu, total aset yang sebelumnya mencapai Rp22,22 triliun diproyeksikan menjadi sekitar Rp21,97 triliun setelah memperhitungkan penggunaan dana Rp250 miliar untuk buyback.

Namun, dari sisi laba per saham dasar, terdapat potensi peningkatan. CBDK memproyeksikan laba per saham dasar naik dari Rp297,34 menjadi Rp300,95 setelah pelaksanaan buyback.

Untuk mendanai aksi korporasi tersebut, CBDK tidak menggunakan pinjaman maupun utang. Sumber dana buyback berasal dari optimalisasi kas internal perseroan.

CBDK menyatakan sumber pendanaan tersebut telah memenuhi ketentuan POJK 29/2023, yakni tidak memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan perseroan memenuhi kewajiban yang jatuh tempo.

Selain itu, dana yang digunakan bukan berasal dari hasil penawaran umum perdana saham atau IPO dan bukan merupakan dana yang berasal dari pinjaman maupun utang dalam bentuk apa pun.

Manajemen juga menegaskan bahwa berdasarkan analisis terhadap laporan keuangan, struktur permodalan, serta posisi arus kas, pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kinerja operasional maupun pendapatan perseroan.

Pada perdagangan Rabu (19/8) saham CBDK naik 0,53 persen ke level Rp3.790.

Topik terkait
CBDK PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) pembelian kembali saham buyback 20 Agustus hingga 19 November 2026