EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Samindo Resources (MYOH) Tertekan Gegara Rugi Selisih Kurs Membengkak di Semester I

Oleh Komarudin 31 Aug 2026 09:38 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Samindo Resources Tbk (MYOH) membukukan pendapatan sebesar USD83,99 juta hingga 30 Juni 2026, meningkat 5,55% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD79,57 juta.

Namun, kenaikan pendapatan tersebut belum mampu mendorong pertumbuhan laba bersih. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar USD7,98 juta, turun 8,07% dibandingkan USD8,68 juta pada semester I 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Senin, kenaikan pendapatan diikuti peningkatan biaya pokok pendapatan.

Biaya pokok pendapatan mencapai USD66,12 juta, naik 2,43% dari USD64,55 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, laba bruto perseroan masih mampu tumbuh. MYOH mencatat laba bruto sebesar USD17,87 juta, meningkat 19,05% dibandingkan USD15,01 juta pada semester I 2025. Dengan demikian, margin laba bruto perseroan membaik dari sekitar 18,86% menjadi 21,28%.

Laba sebelum pajak perseroan tercatat USD10,94 juta, turun 1,26% dibandingkan USD11,08 juta pada semester I 2025.

Penurunan tersebut terjadi seiring membengkaknya rugi selisih kurs menjadi USD3,39 juta, melonjak sekitar 3.666% dibandingkan rugi selisih kurs sebesar USD90,01 ribu pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Akibatnya, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi USD7,98 juta dari USD8,68 juta.

Total aset per 30 Juni 2026 mencapai USD216,49 juta, turun 4,14% dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar USD225,84 juta.

Sementara itu, total liabilitas tercatat USD38,97 juta, turun 12,25% dari USD44,41 juta pada akhir 2025.

Pada perdagangan hari ini Senin (31/8) saham MYOH naik 5,33 persen ke  level Rp1.185.

Topik terkait
MYOH PT Samindo Resources Tbk (MYOH) laba bersih semester I 2026 emiten batu bara tambang