Sempat Hijau, IHSG Mendadak Ambruk 1,11% di Sesi I
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan masuk zona merah pada perdagangan sesi I, Selasa (22/9/2026). Padahal, indeks sempat menguat pada awal perdagangan.
IHSG terpangkas 71,16 poin atau 1,11% ke level 6.313,566 hingga akhir sesi I. Sebelumnya, pada pukul 09.10 WIB, IHSG sempat menguat 22,7 poin atau 0,36% ke level 6.407,428.
Tekanan terhadap IHSG terjadi di seluruh indeks sektoral. IDX Sektor Energi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, yakni 2,21%, disusul IDX Sektor Perindustrian yang turun 1,70%.
Berikutnya, IDX Sektor Properti dan Real Estat melemah 1,35%, IDX Sektor Barang Baku turun 1,19%, IDX Sektor Barang Konsumen Primer terkoreksi 1,16%, dan IDX Sektor Kesehatan turun 0,95%.
Tekanan juga terjadi pada IDX Sektor Infrastruktur sebesar 0,88%, IDX Sektor Keuangan 0,79%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik 0,77%, IDX Sektor Teknologi 0,65%, serta IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer yang turun 0,16%.
Dari sisi perdagangan, total volume transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga sesi I mencapai 20,63 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,99 triliun. Sebanyak 513 saham melemah, 147 saham menguat, dan 128 saham bergerak stagnan.
Sejumlah saham masih mampu mencatat kenaikan harga. BSSR naik Rp555 menjadi Rp5.475 per saham, AGAR menguat Rp460 menjadi Rp2.760, sedangkan TRUK naik Rp155 menjadi Rp1.715 per saham.
Sebaliknya, tekanan cukup besar terjadi pada LIFE yang turun Rp1.125 menjadi Rp10.350 per saham. BYAN melemah Rp1.025 menjadi Rp12.100, sementara POLU terkoreksi Rp875 menjadi Rp16.000 per saham.
Dari sisi aktivitas transaksi, TRUE menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan dengan 58.732 kali transaksi senilai sekitar Rp159 miliar. Berikutnya BUMI tercatat 43.047 kali transaksi senilai Rp460 miliar dan SRSN sebanyak 30.528 kali transaksi senilai Rp107 miliar.
Di jajaran saham LQ45, DEWA menjadi top loser dengan penurunan 3,85%, disusul WIFI yang melemah 3,70% dan BUMI turun 3,65%.
Sementara itu, beberapa saham LQ45 masih mampu mencatat penguatan. ISAT naik 1,73%, AMMN menguat 1,50%, sedangkan MEDC naik 1,36