SIDO Guyur Dividen Interim Rp300M, Catat Tanggalnya!

SIDO Guyur Dividen Interim Rp300M, Catat Tanggalnya!
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyiapkan pembagian dividen tunai interim sebesar Rp300 miliar untuk tahun buku 2026. Pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp10 per saham dengan jadwal pembayaran pada 20 November 2026.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyiapkan pembagian dividen tunai interim sebesar Rp300 miliar untuk tahun buku 2026. Pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp10 per saham dengan jadwal pembayaran pada 20 November 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan tertanggal 23 Oktober 2026, pembagian dividen interim tersebut telah diputuskan oleh Direksi dan disetujui Dewan Komisaris pada 21 Oktober 2026.

Dalam jadwal yang diumumkan, tanggal cum dividen SIDO di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 2 November 2026. Sementara itu, tanggal ex dividen di kedua pasar tersebut jatuh pada 3 November 2026.

Adapun tanggal cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 4 November 2026, sedangkan tanggal ex dividen di pasar tunai pada 5 November 2026.

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 4 November 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026.

Laba Semester I 2026 Capai Rp333,65 Miliar

Pembagian dividen interim tersebut didukung oleh kinerja keuangan perseroan hingga 30 Juni 2026. SIDO mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp333,65 miliar.

Pada periode yang sama, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp1,14 triliun. Adapun total ekuitas perseroan mencapai Rp2,99 triliun.

Dengan total dividen interim Rp300 miliar, pembagian tersebut setara sekitar 89,9% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk selama semester I 2026. Perhitungan ini membandingkan nilai dividen interim yang diumumkan dengan laba bersih semester I, bukan rasio dividen final untuk keseluruhan tahun buku.

Pada perdagangan hari ini Jumat (23/10) turun0,57 persen ke level Rp348.