EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

SOCI Cetak Laba Meroket 167% dalam 9 Bulan, In Pemicunya

Oleh Komarudin 28 Oct 2026 10:07 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Soechi Lines Tbk (SOCI) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$32,27 juta hingga 30 September 2026, melonjak 167,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$12,07 juta.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan, pendapatan neto SOCI mencapai US$137,49 juta selama sembilan bulan pertama 2026, meningkat 16,48% dibandingkan US$118,04 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Seiring pertumbuhan pendapatan, laba bruto perseroan naik menjadi US$44,75 juta dari sebelumnya US$31,86 juta. Capaian tersebut ditopang pendapatan yang meningkat, meskipun beban pokok pendapatan turut naik menjadi US$92,74 juta dari US$86,17 juta.

Sementara itu, beban usaha tercatat sebesar US$8,54 juta, sedikit meningkat dibandingkan US$8,26 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kendati demikian, laba usaha SOCI melonjak menjadi US$36,21 juta dari US$23,60 juta.

Kinerja laba juga ditopang perubahan pos penghasilan dan beban lain-lain. SOCI membukukan penghasilan lain-lain neto sebesar US$2,46 juta, berbalik dari beban lain-lain neto US$10,10 juta pada periode yang sama tahun lalu. Pos tersebut antara lain mencakup keuntungan pelepasan aset tetap sebesar US$6,21 juta dan beban keuangan US$9,97 juta.

Dengan demikian, laba sebelum pajak meningkat menjadi US$33,75 juta dari US$13,51 juta pada sembilan bulan pertama 2025. Setelah dikurangi beban pajak neto US$1,49 juta, laba tahun berjalan perseroan mencapai US$32,27 juta, naik dari US$12,08 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset SOCI per 30 September 2026 tercatat sebesar US$727,98 juta, meningkat dibandingkan US$603,52 juta pada 31 Desember 2025. Sementara itu, total liabilitas naik menjadi US$289,75 juta dari US$196,87 juta pada akhir 2025.

Topik terkait
SOCI PT Soechi Lines Tbk (SOCI) laba bersih emiten kapal hingga 30 September 2026 melonjak 167%