back to top

Terjun 19%, VERN Tegaskan Tak Ada Masalah Fundamental

Emitentrust.com – Emiten rumah produksi film dan sinetron, PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN), memberikan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek yang terjadi pada saham perseroan.

Perlu diketahui Saham VERN dalam sepekan drop 2,36 persen ke level Rp124 dari harga Rp127. Dalam enam terakhir turun 19,4 persen dari harga Rp154 pada 25 Juli 2025.

Bahkan padanperdagangan akhir pekan (23/1) anjlok 3,88 persen ke level Rp124.

Manajemen VERN pada Jumat, 23 Januari 2026, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik.

“ Tidak mengetahui adanya informasi penting atau kejadian material yang dapat secara langsung memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal, tegas Direktur Keuangan PT Verona Indah Pictures Tbk, Evy Supriati.

Dia memastikan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi (corporate action) dalam waktu dekat.

Hal ini mencakup rencana yang dapat berdampak pada status pencatatan saham perseroan di bursa (delisting atau relisting), setidaknya dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.

Terkait dengan posisi pemegang saham, manajemen VERN telah melakukan konfirmasi kepada pemegang saham utama. Hasilnya, pihak pemegang saham utama menyatakan bahwa mereka belum memiliki rencana khusus terkait perubahan kepemilikan saham mereka di perseroan dalam periode jangka pendek.

Perseroan juga mencatat tidak ada aktivitas transaksi signifikan dari pemegang saham tertentu yang dilaporkan di luar prosedur rutin.

Artikel Terkait

S&P Global Sorot WIKA Beton (WTON), Ada Apa?

Merespons dinamika pasar konstruksi yang kian mengedepankan kepatuhan terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), delegasi lembaga pemeringkat internasional S&P Global

Grup Lippo (LPCK) Klarifikasi Soal Hibah Lahan Rusun MBR Rp6T di Meikarta

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) emiten properti grup Lippo memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana hibah lahan yang sebelumnya disebut bernilai sekitar Rp6 triliun.

Quantum Clovera Investama (KREN) Gagal Gelar Buyback Saham, RUPSLB Tak Kuorum

PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2026. RUPST pemegang saham yang mewakili 11,25 miliar saham atau 61,81%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru