back to top

Grup Sinarmas (SMMA) Lepas Bisnis Pinjol ke Investor Hongkong

Emitentrust.com– PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mengumumkan telah melakukan penjualan seluruh saham miliknya di PT Dana Pinjaman Inklusif kepada pihak ketiga Sino Ronhui New Material Co., Limited pada Selasa, 10 Februari 2026.

Felix Corporate Secretary SMMA dalam keyterangannya Selasa (10/2) menyebutkan bahwa menjual sebanyak 7.600 lembar saham PT Dana Pinjaman Inklusif dengan nilai transaksi sebesar Rp7,6 miliar kepada Sino Ronhui New Material Co., Limited, perusahaan yang berkedudukan di Hong Kong.

Felix menegaskan bahwa nilai transaksi penjualan saham tersebut tidak melebihi 20 persen dari total ekuitas Perseroan, sehingga tidak dikategorikan sebagai transaksi material sebagaimana diatur dalam ketentuan pasar modal.

Selain itu, transaksi penjualan saham tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi. Dengan demikian, transaksi dilakukan secara independen dan tidak melibatkan pihak terafiliasi dengan Perseroan.

SMMA juga menyatakan bahwa penjualan saham PT Dana Pinjaman Inklusif tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Sebagai informasi PT Dana Pinjaman Inklusif (PinjamanGo) merupakan bagian dari Sinar Mas grup
bergerak di bidang teknologi finansial (fintech) peer-to-peer (P2P) lending atau layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi.

Perusahaan ini merupakan bagian dari Sinar Mas grup.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (SINI) Rights Issue Rp3,6T, PTRO Ikut Jadi Standby Buyer

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) berencana menghimpun dana hingga Rp3,61 triliun melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

CBRE Tunggu Lampu Hijau OJK

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memastikan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue tetap berjalan sesuai jadwal dan kini memasuki tahap penelaahan dokumen oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

TRIN Raup Rp1,57M, Lepas 2,6 Juta Saham Treasuri di Pasar

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) melaporkan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru