back to top

ASSA Suntik Modal Rp54M ke Anak Usaha Bisnis Properti

Emitentrust.com – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) melakukan peningkatan modal sebesar Rp54 miliar di PT Adi Sarana Properti (ASP), yang merupakan entitas anak langsung perseroan. Aksi korporasi ini membuat kepemilikan ASSA di ASP melonjak menjadi 51,67%.

Peningkatan modal tersebut tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Adi Sarana Properti No. 02 tanggal 11 Februari 2026, yang dibuat di hadapan Notaris Andria Wati Salima, S.H., M.Kn., di Tangerang.

Corporate Secretary ASSA, Jerry Fandy Tunjungan dalam keterangannya Rabu (11/2) menyebutkan nilai transaksi dalam aksi ini mencapai Rp54.000.000.000.

Sebelum transaksi, ASP memiliki modal dasar Rp40 miliar dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp40 miliar. Komposisi pemegang saham saat itu adalah, PT Adi Sarana Armada Tbk: Rp8 miliar (20%), Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati: Rp20 miliar (50%), Judianto: Rp4 miliar (10%) dan Hasan Hardjono: Rp8 miliar (20%).

Setelah peningkatan modal, struktur permodalan ASP berubah signifikan. Modal dasar meningkat menjadi Rp200 miliar, sementara modal ditempatkan dan disetor naik menjadi Rp120 miliar.

Adapun susunan pemegang saham terbaru menjadi, PT Adi Sarana Armada Tbk: Rp62 miliar (51,67%), Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati: Rp38 miliar (31,67%), Judianto: Rp4 miliar (3,33%) dan Hasan Hardjono: Rp16 miliar (13,33%)

Dengan struktur ini, ASSA kini resmi menjadi pemegang saham pengendali di ASP.

Transaksi ini dikategorikan sebagai Transaksi Afiliasi karena ASP merupakan entitas anak langsung dari ASSA. Selain itu, terdapat kesamaan anggota manajemen di kedua perusahaan.

Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati menjabat sebagai Presiden Direktur ASSA sekaligus Komisaris ASP. Suherman menjabat sebagai Head of Accounting ASSA dan juga Direktur ASP. Sementara Chrystie Puspita Widjaja menjabat sebagai Head of Finance ASSA sekaligus Presiden Direktur ASP.

Menurut manajemen, tambahan modal tersebut diperlukan untuk mendukung kegiatan usaha ASP dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja perseroan ke depan.

“ASP dalam menjalankan usahanya membutuhkan tambahan modal, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada Perseroan,” tulis Jerry.

Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi afiliasi ini tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42 Tahun 2020, sehingga tidak memerlukan persetujuan pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Artikel Terkait

Pefindo Ungkap Jatuh Tempo Obligasi Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Rp361M

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menyampaikan bahwa PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) memastikan telah menyiapkan dana internal untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2023 Seri A

Direktur Amman Mineral Mulai Borong Saham AMMN, Nilainya Tembus Rp4,53M, Ada Apa?

Direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Anthony Robert Mathias, pertama kali melakukan aksi beli saham Perseroan sebanyak 1.413.600 lembar melalui serangkaian transaksi pada 1-2 Juli 2026.

Jasa Marga (JSMR) Suntik Dua Anak Usaha Tol Rp362M, Kenapa?

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) menyalurkan fasilitas Shareholder Loan senilai total Rp362 miliar kepada dua anak usahanya, yakni PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) dan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Transaksi tersebut dilaksanakan pada 30 Juni 2026

Populer 7 Hari

Berita Terbaru