back to top

BIPI Teken Kesepakatan Jual Beli Gas dengan ENRG

Emitentrust.com- Emiten energi, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membuka peluang ekspansi bisnis gas. Perseroan menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama penyaluran dan pemanfaatan gas bumi dengan PT Energi Mega Persada Tbk (EMP).

Kesepakatan yang diteken pada 9 Maret 2026 itu menjadi langkah awal bagi kedua perusahaan untuk menjajaki potensi kerja sama pasokan gas yang dikelola EMP. Gas tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi Liquefied Natural Gas (LNG) oleh Astrindo.

Manajemen BIPI menjelaskan, pasokan gas tersebut rencananya akan digunakan pada fasilitas Mini LNG Plant milik entitas anak perseroan. Salah satu fasilitas yang menjadi fokus adalah pabrik mini LNG yang berlokasi di Wunut, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan fasilitas LNG di wilayah lain, termasuk Batam dan Aceh.

“MoU ini merupakan kesepahaman awal antara perseroan dan EMP untuk menggali peluang kerja sama dalam rangka penyaluran dan pemanfaatan gas bumi,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Meski demikian, perseroan menegaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut belum memberikan dampak langsung terhadap kondisi keuangan perusahaan. Namun, langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi Astrindo untuk memperkuat portofolio bisnis energi, khususnya di sektor LNG.

Artikel Terkait

Samuel Sekuritas Angkut dan Lepas Repo Saham BKSL dalam Sehari, Nilainya Rp43M

Emitentrust.com - Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan perubahan kepemilikan saham...

Maharaksa Biru Energi (OASA) Ganti Komisaris Independen

PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 22 Juli 2026.

BTPN Syariah (BTPS) Kantongi Laba Rp655M di Semester I-2026, Pembiayaan Tumbuh 9%

PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar pada semester I-2026, ditopang oleh kualitas pembiayaan yang tetap terjaga serta pertumbuhan penyaluran pembiayaan kepada segmen ultra mikro.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru