back to top

Diam-Diam, Samuel Sekuritas Sikat 908 Juta Saham BKSL, Ada Apa?

Emitentrust.com – PT Sentul City Tbk (BKSL) menyampaikan bahwa Samuel Sekuritas Indonesia kembali menambah kepemilikan sahamnya melalui serangkaian transaksi pada Maret 2026.

Berdasarkan laporan kepemolikan saham tertanggal 6 April 2026 disebutkan bahwa Samuel Sekuritas melakukan dua kali transaksi pembelian saham BKSL dengan skema repurchase agreement (repo).

Pada transaksi pertama yang dilakukan 12 Maret 2026, perseroan membeli sebanyak 853,43 juta saham BKSL dengan harga Rp100 per saham.

Kemudian, pada 16 Maret 2026, kembali dilakukan pembelian sebanyak 55,41 juta saham dengan harga yang sama.

Dengan demikian, total saham yang diakumulasi mencapai sekitar 908,84 juta saham dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp90,88 miliar.

Seiring transaksi tersebut, kepemilikan Samuel Sekuritas di BKSL meningkat signifikan. Dari sebelumnya 8,15 miliar saham (4,86%), menjadi 9,06 miliar saham atau setara 5,40% kepemilikan.

Manajemen menyebutkan bahwa transaksi ini dilakukan dengan tujuan repurchase agreement dan tidak mengubah status pengendalian terhadap perseroan.

Pada perdagangan hari ini Senin (6/4) saham BKSL stagnan di harga Rp108.

Artikel Terkait

ROTI Ungkap Free Float 7,6%, Anthoni Salim dan Wendy Yap sebagai Pemilik Akhir

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) melaporkan porsi saham free float sebesar 470,13 juta saham atau 7,6% dari total saham tercatat hingga akhir Juni 2026. Dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), perseroan juga mengungkap Anthoni Salim dan Wendy Yap

Investor Baru Asal Hongkong Tiba-Tiba Borong Saham DILD Rp281M, Ada Apa?

PT Intiland Development Tbk (DILD) kedatangan investor baru setelah Hope Diamond Management Ltd melaporkan pembelian 2.368.915.300 saham atau setara 22,85% kepemilikan di emiten properti tersebut.

Dua Emiten Baru Melantai Besok, Mana Lebih Menarik?

Dua emiten baru, yakni PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) dan PT Niramas Utama Tbk (JELI), akan resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/7/2026). Keduanya menjadi emiten kedua dan ketiga yang melantai di BEI sepanjang 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru