back to top

Emiten Hapsoro (MINA) Pangkas Rugi 95,3%, Sisa Rp63 Juta di Kuartal I

Emitentrust.com – Emiten pengembangan properti milik Hapsoro, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) pada kuartal I 2026 catat rugi bersih menyusut drastis sekitar 95,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp63,99 juta dari sebelumnya Rp1,37 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam laporan keuangan kuartal I 2026 yang disampaikan pada Kamis (30/4) disebutkan bahwa pendapatan perseroan tumbuh 35,1% yoy menjadi Rp1,87 miliar dibandingkan Rp1,39 miliar pada kuartal I 2025.

Perbaikan bottom line lebih banyak ditopang oleh lonjakan pendapatan keuangan yang mencapai Rp1,59 miliar, meningkat signifikan dibandingkan Rp275 ribu pada tahun lalu.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp253,27 miliar, sedikit menurun dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp262,69 miliar. Sementara itu, kas dan bank berada di level Rp153,62 miliar.

Menariknya, struktur keuangan perseroan tergolong sangat konservatif dengan total liabilitas hanya Rp2,97 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan ekuitas yang mencapai Rp250,30 miliar.

Pada laporan arus kas, aktivitas operasi mulai menunjukkan perbaikan dengan arus kas positif sebesar Rp595,71 juta, berbalik dari negatif pada periode sebelumnya. Namun demikian, kas perseroan tetap mengalami penurunan sebesar Rp9,08 miliar akibat aktivitas pendanaan, terutama pembayaran pinjaman.

Artikel Terkait

Kapitalisasi Pasar BEI Rontok 2,78% Dalam 4 Hari

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusut 2,78% sepanjang periode 27–30 April 2026 menjadi Rp12.382 triliun, turun dari Rp12.736 triliun pada pekan sebelumnya.

Laba Turun di Q1, Bos Panin Bank (PNBN) Ungkap Penyebabnya

PT Bank Panin Tbk (PaninBank) mencatat laba bersih sebesar Rp743,3 miliar pada kuartal I 2026, turun tipis 0,82% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

TUGU Bagikan Dividen! Yield Nyaris 8%

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk kembali menunjukkan komitmennya kepada pemegang saham dengan membagikan dividen sebesar 50% dari laba bersih, seiring kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku terakhir.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru