Emitentrust.com – Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menilai koreksi yang terjadi hingga hari ini di pasar saham domestik masih sejalan dengan pergerakan pasar global, khususnya bursa Asia.
Menurut Jeffrey, tingginya ketidakpastian pasar masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan indeks. Namun demikian, koreksi yang terjadi dinilai masih dalam batas wajar jika dibandingkan dengan pelemahan yang juga dialami pasar global selama libur perdagangan di Indonesia.
“Ketidakpastian di pasar kita masih cukup tinggi, tetapi kita juga melihat bahwa hari Kamis dan Jumat pasar kita libur. Di masa kita libur itu pasar global, khususnya pasar Asia juga mengalami koreksi,” ujar Jeffrey di gedung BEI Senin (18/5).
Ia menjelaskan, apabila akumulasi koreksi pasar global selama dua hari ditambah pelemahan lanjutan pada perdagangan hari ini dihitung secara keseluruhan, maka besarnya hampir setara dengan koreksi yang terjadi di pasar domestik.
“Jadi saya rasa masih in line dengan global market,” katanya.
Meski demikian, Jeffrey mengingatkan para investor agar tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di tengah kondisi pasar yang dinamis dan penuh ketidakpastian.
BEI mengimbau investor untuk tetap memperhatikan fundamental perusahaan, tidak melakukan aksi panik, serta menganalisis pasar secara cermat sebelum mengambil keputusan investasi.
Selain itu, investor juga diminta menyesuaikan strategi investasi dengan profil risiko masing-masing agar dapat menghadapi volatilitas pasar yang masih tinggi.


