back to top

MPXL Akan Proses Mundurnya Budi Chandra Selaku Komisaris

Emitentrust.com – PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisarisnya, Budi Chandra,

Manajemen Perseroan menjelaskan bahwa surat pengunduran diri tersebut telah diterima pada 28 Mei 2026. Dalam suratnya, Budi Chandra menyampaikan keputusan untuk mengakhiri jabatannya sebagai Komisaris MPXL dengan alasan pribadi.

Perseroan menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut masih harus mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026.

“Pengunduran diri akan diputuskan dalam RUPST Perseroan yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2026 sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis manajemen MPXL pada Jumat (29/5).

Perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan logistik itu juga memastikan akan memenuhi seluruh kewajiban terkait penyelenggaraan RUPST sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku, termasuk ketentuan dalam POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Meski terdapat perubahan dalam jajaran pengurus, manajemen menegaskan bahwa pengunduran diri Budi Chandra tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Hijau Tipis, Saham RANS Terbang ARA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (15/7/2026) IHSG naik 0,04% atau 2,451 poin ke level 6.041,972.

Emiten Hapsoro (RATU) Beber Realisasi Dana Sukuk, 94,79% Mengalir ke Anak Usaha

PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan Sukuk Wakalah I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 per 30 Juni 2026. Perseroan telah menggunakan Rp468,80 miliar

BRI Lepas 242 Juta Saham Hasil Buyback, Nilainya Tembus Rp1,12T

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melaporkan telah mengalihkan kembali 242.298.900 saham hasil buyback (treasury shares) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Kepemilikan Saham.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru