back to top

150 Juta Saham Grup Bakrie (VIVA) Keluar dari UBS, Ada Apa?

Emitentrust.com – UBS AG London Branch A/C Client melepas kepemilikan tidak langsung sebanyak 150 juta saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA). Perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 Juni 2026.

Dalam laporan tersebut, kepemilikan UBS AG London Branch A/C Client berkurang dari 1.785.035.174 saham atau setara 10,84% menjadi 1.635.035.174 saham atau 9,93% dari total saham yang diterbitkan Perseroan.

Transaksi terjadi pada 15 Juni 2026 dengan status kepemilikan tidak langsung melalui UBS Switzerland AG. Sebanyak 150 juta saham VIVA tercatat keluar dari rekening UBS dengan keterangan “Client Transfers out their shares from UBS account”.

Perseroan tidak mencantumkan harga transaksi tersebut. Selain itu, UBS AG London Branch A/C Client juga bukan merupakan pihak pengendali Perseroan.

Laporan tersebut turut mencantumkan kelompok terorganisasi yang terdiri dari Credit Suisse International, Credit Suisse Securities (Europe) Limited, UBS AG Hong Kong, UBS AG London Branch A/C Client, UBS AG Singapore Branch, dan UBS Switzerland AG.

Pada perdagangan hari ini Kamis (18/6) saham VIVA yang bertengger di FCA anjlok hingga ARB ke level Rp32.

Artikel Terkait

Siapkan Rp12,6T, Pengendali Baru MAPI Tetapkan Harga Tender Offer Rp1.550 per saham

Pengendali baru PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), Pacific Universal Investments Pte. Ltd., resmi meluncurkan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) dengan nilai maksimal

AMMN, DEWA dan BRPT Bersinar di Tengah Pelemahan IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (18/6/2026) di zona merah setelah terkoreksi 48,40 poin atau 0,78% ke level 6.172,34.

SRO dan OJK Perkuat Reformasi Transparansi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) pasar modal yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru