back to top

Usai Ambruk 50 Persen, FLMC Stagnan Lepas Suspensi

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) mulai sesi I perdagangan Kamis (25/6/2026), setelah sebelumnya dikenakan penghentian sementara (suspensi) dalam rangka cooling down.

BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham FLMC pada 24 Juni 2026 menyusul penurunan harga kumulatif yang dinilai signifikan. Suspensi tersebut bertujuan memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya secara lebih matang.

Meski telah kembali diperdagangkan, saham FLMC belum menunjukkan pergerakan berarti. Hingga penutupan sesi I perdagangan Kamis (25/6/2026), saham FLMC tercatat stagnan di level Rp72 per saham.

Dalam sepekan terakhir, saham ini telah terkoreksi sekitar 19,1%. Sementara dalam satu bulan, harga saham FLMC telah merosot sekitar 50% dari sebelumnya berada di level Rp145 per saham.

Artikel Terkait

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Merdeka Battery Materials (MBMA) Tawarkan Obligasi Rp2,33T, Bunga 9-10,5%, Ini Jadwalnya

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) kembali menghimpun dana melalui pasar obligasi. Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap V Tahun 2026 senilai Rp2,336 triliun.

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru