Emitentrust.com – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA), emiten pengelola jaringan bioskop dan restoran, telah merealisasikan hampir seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 30 Juni 2026. Perseroan tercatat telah menggunakan sekitar 98,8% dari dana bersih IPO.
Direktur CNMA, Tri Rudy Anitio, dalam keterbukaan informasi, Jumat (10/7/2026), menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh pernyataan efektif IPO pada 25 Juli 2023 dengan dana bruto sebesar Rp2,25 triliun. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp77,7 miliar, dana bersih yang diperoleh mencapai Rp2,17 triliun.
Dari dana tersebut, CNMA telah merealisasikan Rp1,32 triliun untuk ekspansi usaha, Rp500 miliar untuk pelunasan pokok utang, serta Rp320 miliar sebagai modal kerja. Dengan demikian, total realisasi penggunaan dana IPO telah mencapai sekitar Rp2,14 triliun.
Perseroan masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp26,5 miliar yang ditempatkan dalam bentuk giro di PT Bank DBS Indonesia dengan tingkat bunga 6% sambil menunggu penggunaan sesuai rencana.


