EmitenTrust.com – PT Avia Avian Tbk. (AVIA) telah merealisasikan Rp5,51 triliun atau sekitar 97,58% dari dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga periode pelaporan terbaru. Perseroan masih menyisakan dana IPO sebesar Rp136,76 miliar yang ditempatkan pada sejumlah bank.
Berdasarkan laporan penggunaan dana hasil penawaran umum yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Juli 2026, AVIA memperoleh pernyataan efektif IPO pada 30 November 2021 dengan dana bruto sebesar Rp5,766 triliun. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp119,36 miliar, dana bersih yang diperoleh mencapai Rp5,646 triliun.
Dana IPO tersebut telah digunakan untuk berbagai kebutuhan sesuai prospektus, yakni modal kerja PT Avia Avian Tbk sebesar Rp2,98 triliun, belanja modal Perseroan Rp565,38 miliar, pelunasan pokok utang bank PT Avia Avian Tbk Rp550 miliar, modal kerja PT Tirtakencana Tatawarna Rp950 miliar, belanja modal PT Tirtakencana Tatawarna Rp85 miliar, serta pelunasan pokok utang Bank Mandiri PT Tirtakencana Tatawarna sebesar Rp380 miliar.
Dengan realisasi penggunaan dana mencapai Rp5,509 triliun, AVIA masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp136,76 miliar. Dana tersebut ditempatkan pada Bank Mandiri sebesar Rp2,99 miliar, UOB Rp133,62 miliar, dan Bank Central Asia (BCA) Rp152,39 juta.


