Emitentrust.com – PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 hingga Tahap V Tahun 2026. Perseroan telah merealisasikan penggunaan dana sekitar Rp3,01 triliun, sementara sisa dana mencapai Rp905,88 miliar.
Corporate Secretary BUMI, Irana Candra Mala pada Rabu (15/7), menyampaikan bahwa dari Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025, Perseroan memperoleh hasil bersih Rp714,18 miliar dan seluruh dana tersebut telah digunakan. Dana dialokasikan untuk modal kerja Perseroan sebesar Rp271,31 miliar, akuisisi WFL Rp344,12 miliar, serta pinjaman modal kerja WFL Rp98,75 miliar.
Sementara itu, dari Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2025, Perseroan memperoleh hasil bersih Rp771,99 miliar. Hingga pelaporan, dana yang telah digunakan mencapai Rp438,39 miliar, terdiri atas akuisisi JML Rp340,88 miliar dan pinjaman modal kerja WFL Rp97,50 miliar. Adapun sisa dana Rp333,60 miliar masih ditempatkan pada rekening giro di PT Bank Ina Perdana Tbk dengan bunga 5,6%.
Untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026, hasil bersih yang diperoleh sebesar Rp606,26 miliar. Perseroan telah menggunakan Rp298,52 miliar, terdiri atas modal kerja Rp258,92 miliar dan pembayaran pinjaman Rp39,60 miliar, sedangkan Rp307,74 miliar masih tersimpan di rekening giro Bank Ina Perdana dengan bunga 5,6%.
Sedangkan dari Obligasi Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026, BUMI memperoleh hasil bersih Rp1,82 triliun. Perseroan telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp1,56 triliun, yang meliputi pinjaman modal kerja PT Arutmin Indonesia Rp1,51 triliun dan modal kerja Perseroan Rp51,59 miliar. Adapun sisa dana Rp264,54 miliar masih ditempatkan di rekening giro Bank Ina Perdana dengan bunga 5,6%.
Secara keseluruhan, BUMI masih memiliki sisa dana hasil penerbitan obligasi sebesar Rp905,88 miliar, yang seluruhnya ditempatkan di rekening giro PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) sambil menunggu realisasi sesuai rencana penggunaan dana dalam prospektus.


