Emitentrust.com – PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan Sukuk Wakalah I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 per 30 Juni 2026. Perseroan telah menggunakan Rp468,80 miliar atau sekitar 94,79% dari total hasil bersih penerbitan sukuk, dengan sisa dana Rp25,77 miliar.
Berdasarkan laporannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/7), RATU memperoleh dana hasil penerbitan sukuk sebesar Rp500 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi Rp5,43 miliar, Perseroan mengantongi hasil bersih Rp494,57 miliar.
Manajemen RATU menjelaskan, mayoritas dana hasil penerbitan sukuk telah direalisasikan untuk cash call kepada PT Raharja Energi Tanjung Jabung senilai Rp468,80 miliar atau setara 94,79% dari total dana bersih sesuai rencana penggunaan dana dalam prospektus.
Sementara itu, sisa dana sebesar Rp25,77 miliar atau sekitar 5,21% dari hasil bersih penerbitan sukuk masih belum digunakan. Dana tersebut dialokasikan untuk biaya operasional Perseroan dan sementara ditempatkan dalam rekening giro pihak ketiga, yang terdiri dari giro rupiah sebesar Rp937,1 juta dengan bunga 0,7% serta giro dolar AS sebesar USD1.525 dengan bunga 0,2%.
Perseroan menegaskan penggunaan dana hasil penerbitan sukuk dilakukan secara bertahap sesuai rencana yang telah disampaikan dalam prospektus.


