back to top

Grup Lippo (MPPA) Catat Perubahan Besar Kepemilikan Saham, Free Float Tinggal 16%

Emtentrust.com – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatat perubahan signifikan pada struktur kepemilikan saham hingga akhir Juli 2026. Porsi saham free float perseroan turun tajam menjadi 16,05% dari sebelumnya 40,99%, seiring meningkatnya jumlah saham tercatat di Bursa dari 12,97 miliar saham menjadi 33,83 miliar saham.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham MPPA yang tercatat di Bursa pada akhir Juli 2026 mencapai 33.828.872.408 saham, melonjak dari 12.966.640.084 saham pada bulan sebelumnya.

Sejalan dengan perubahan tersebut, jumlah saham free float tercatat sebanyak 5.428.169.104 saham, atau setara 16,05% dari total saham tercatat. Sebelumnya, saham free float MPPA mencapai 5.314.937.999 saham atau 40,99%.

Perubahan terbesar terlihat pada kepemilikan PT Multipolar Tbk. Dalam laporan bulan Juli 2026, Multipolar tercatat menguasai 26.100.859.264 saham MPPA atau 77,16%, naik dari sebelumnya 6.500.845.870 saham atau 50,14%.

Selain Multipolar, US Bank NA – Consilium juga tercatat sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 2.297.725.650 saham atau 6,79%. Jumlah tersebut meningkat dari 1.148.862.825 saham atau 8,86% pada bulan sebelumnya.

Adapun jajaran direksi dan komisaris hampir tidak memiliki saham MPPA. Yerry Goei, Mirtha Sukanto, Hendri Tadjuni, Fendi Santoso, John Riady, Johan Anthony, dan Adrian Suherman masing-masing tercatat memiliki 0 saham. Sementara Caesario Parlindungan tercatat menggenggam 7.500 saham.

Dalam pengungkapan pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO), MPPA mencantumkan James T. Riady sebagai pemilik manfaat atau pengendali tingkat individu. James T. Riady tercatat bukan sebagai pemegang saham langsung MPPA, sehingga persentase kepemilikan langsungnya tidak dicantumkan dalam laporan.

Dengan demikian, perubahan struktur kepemilikan MPPA pada Juli 2026 membuat porsi saham yang berada di tangan publik menjadi jauh lebih kecil secara persentase. Meski jumlah absolut saham free float meningkat menjadi 5,43 miliar saham, porsinya terhadap total saham tercatat turun dari 40,99% menjadi 16,05%.

Dari sisi jumlah investor, MPPA mencatat 26.342 pemegang saham nasabah pemilik SID pada akhir Juli 2026. Jumlah tersebut turun 853 investor dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 27.195 SID.

Perseroan juga mencatat tidak memiliki saham treasuri. Adapun saham yang berada dalam status sita atau blokir oleh aparat penegak hukum maupun otoritas berwenang tercatat sebanyak 192.500 saham, meningkat dari 67.500 saham pada bulan sebelumnya.

Artikel Terkait

IMPC Gandeng SKZ Jerman, Investasi Rp250M Bangun Pusat Pelatihan Polimer Bertaraf Dunia

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui pengembangan Impack Polymer Science Institute (IPSI). Perseroan menginvestasikan sekitar Rp250 miliar

Win&Co Group (COCO) Bukukan Pertumbuhan Pendapatan di Kuartal II-2026

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group membukukan pertumbuhan kinerja operasional pada Kuartal II 2026, ditandai dengan meningkatnya pendapatan (revenue) menjadi Rp38,37 miliar, tumbuh 4,3%

APLN Lepas Sebagian Saham Proyek Bukit Podomoro ke Hankyu Hanshin Properties

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memperkuat kemitraan strategis dengan perusahaan properti asal Jepang, Hankyu Hanshin Properties Corp., melalui pengembangan proyek Bukit Podomoro Jakarta. Kerja sama tersebut

Populer 7 Hari

Berita Terbaru