EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Adira Finance (ADMF) Tawarkan Surat Utang Rp1,65T, Bunga 7,10-7,35%

Oleh Komarudin 20 Sep 2026 00:17 3 menit baca

EmitenTrust.com - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) kembali masuk pasar surat utang dengan menawarkan Obligasi Berkelanjutan VII Adira Finance Tahap IV Tahun 2026 sebesar Rp1,65 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap IV Tahun 2026 sebesar Rp500 miliar.

Dengan demikian, total dana yang ditawarkan melalui penerbitan obligasi dan sukuk tahap IV tersebut mencapai Rp2,15 triliun.

Berdasarkan Informasi Tambahan Ringkas yang diterbitkan pada 18 September 2026, obligasi ADMF terdiri atas dua seri, yakni Seri A dan Seri B.

Obligasi Seri A ditawarkan dengan jumlah pokok Rp1,079 triliun dan menawarkan bunga sebesar 7,10% per tahun. Obligasi ini memiliki tenor 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Sementara itu, Obligasi Seri B memiliki jumlah pokok Rp570,095 miliar dengan bunga sebesar 7,35% per tahun. Seri ini mempunyai jangka waktu 36 bulan sejak tanggal emisi.

Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 6 Januari 2027.

Untuk Seri A, pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok dijadwalkan pada 16 Oktober 2027. Sedangkan Seri B akan jatuh tempo pada 6 Oktober 2029.

Selain obligasi, ADMF juga menawarkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp500 miliar.

Sukuk Mudharabah Seri A ditawarkan sebesar Rp325,41 miliar, dengan nisbah pemegang sukuk sebesar 59,17% dari pendapatan yang dibagihasilkan. Indikasi bagi hasilnya setara dengan 7,10% per tahun dengan tenor 370 hari kalender.

Sementara itu, Sukuk Mudharabah Seri B ditawarkan sebesar Rp174,59 miliar. Nisbah pemegang sukuk ditetapkan sebesar 61,25% dari pendapatan yang dibagihasilkan, dengan indikasi bagi hasil setara 7,35% per tahun dan tenor 36 bulan.

Pembayaran bagi hasil dilakukan setiap tiga bulan. Pembayaran pertama dijadwalkan pada 6 Januari 2027.

Untuk Seri A, pembayaran bagi hasil terakhir sekaligus pengembalian dana sukuk dijadwalkan pada 16 Oktober 2027, sedangkan Seri B pada 6 Oktober 2029.

Perseroan menyatakan tidak berencana melakukan pemotongan zakat atas bagi hasil yang diterima pemegang Sukuk Mudharabah.

Penerbitan tahap IV ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan VII Adira Finance dengan target dana yang dihimpun hingga Rp8 triliun.

Sebelumnya, ADMF telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I 2025 sebesar Rp1,2 triliun, Tahap II 2025 sebesar Rp1,65 triliun, dan Tahap III 2026 sebesar Rp2 triliun.

Di sisi syariah, Perseroan sebelumnya telah menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI Tahap I 2025 sebesar Rp300 miliar, Tahap II 2025 sebesar Rp700 miliar, dan Tahap III 2026 sebesar Rp500 miliar.

Dengan demikian, tahap IV menjadi tambahan penerbitan surat utang dan sukuk dalam rangka memenuhi kebutuhan pendanaan Perseroan.

Obligasi dan Sukuk Mudharabah tersebut tidak dijamin dengan jaminan khusus. Namun, keduanya dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik barang bergerak maupun tidak bergerak, yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam penawaran umum berkelanjutan ini, ADMF telah memperoleh peringkat idAAA untuk efek utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Sementara Sukuk Mudharabah memperoleh peringkat idAAA(sy).

Penawaran obligasi dan sukuk tersebut dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) oleh sejumlah penjamin pelaksana emisi, yakni PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Adapun masa penawaran umum obligasi dijadwalkan berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2026. Penjatahan dilakukan pada 2 Oktober 2026, pengembalian uang pemesanan pada 6 Oktober 2026, dan distribusi elektronik pada tanggal yang sama.

Selanjutnya, obligasi dan sukuk mudharabah tersebut dijadwalkan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 7 Oktober 2026.

Topik terkait
ADMF PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) surat utang Obligasi Berkelanjuta n VII Adira Finance Tahap IV Tahun 2026 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap IV Tahun 2026