AGII Raup Laba Rp114,3M, Melonjak 79% hingga September 2026
EmitenTrust.com - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp114,30 miliar hingga 30 September 2026, melonjak 78,95% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp63,86 miliar. Kenaikan laba tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan dan peningkatan laba usaha perseroan.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim, Kamis (29/10/2026), emiten gas industri ini mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp2,38 triliun selama sembilan bulan pertama 2026. Angka tersebut meningkat 7,47% dibandingkan pendapatan pada periode yang sama 2025 sebesar Rp2,21 triliun.
Seiring kenaikan pendapatan, laba kotor AGII tumbuh 11,17% menjadi Rp1,13 triliun dari sebelumnya Rp1,02 triliun. Beban pokok penjualan tercatat naik menjadi Rp1,25 triliun, dibandingkan Rp1,19 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi operasional, laba usaha perseroan mencapai Rp366,30 miliar, meningkat 17,41% dibandingkan Rp311,98 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.
Sementara itu, penghasilan keuangan bersih meningkat menjadi Rp16,32 miliar dari Rp11,87 miliar. Di sisi lain, beban keuangan turun menjadi Rp243,96 miliar dari sebelumnya Rp247,46 miliar.
Kombinasi pertumbuhan laba usaha dan penurunan beban keuangan tersebut mendorong laba sebelum pajak AGII meningkat menjadi Rp138,66 miliar, dibandingkan Rp76,38 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp24,36 miliar, laba tahun berjalan perseroan mencapai Rp114,30 miliar. Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp110,26 miliar, melonjak 81,93% dibandingkan Rp60,61 miliar pada periode yang sama 2025.
Laba per saham dasar AGII juga meningkat menjadi Rp36 per saham, dibandingkan Rp20 per saham pada sembilan bulan pertama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, AGII membukukan total aset sebesar Rp8,38 triliun per 30 September 2026, turun tipis dibandingkan posisi akhir Desember 2025 sebesar Rp8,46 triliun.
Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp4,46 triliun, menurun dari Rp4,61 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total ekuitas meningkat menjadi Rp3,92 triliun dari sebelumnya Rp3,85 triliun.
Kas dan setara kas tercatat sebesar Rp612,39 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp676,80 miliar pada akhir Desember 2025.
Dari sisi arus kas, AGII menghasilkan kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp347,16 miliar hingga September 2026, meningkat dibandingkan Rp326,69 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi mencapai Rp184,08 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp317,58 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Pengeluaran investasi tersebut antara lain digunakan untuk perolehan aset tetap sebesar Rp150,96 miliar.