back to top

AMOR Tebar Dividen Interim Rp13 per Saham, Simak Jadwal Pembayaranya!

EmTrust – PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. (AMOR) mengumumkan rencana pembagian dividen interim tunai untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah disetujui Direksi dan Dewan Komisaris perseroan pada 2 Februari 2026.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Senin (2/2), manajemen AMOR menyatakan total dividen interim yang akan dibagikan mencapai Rp28,61 miliar atau setara Rp13 per saham.

Perseroan menetapkan jadwal cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 10 Februari 2026, sedangkan ex dividen di kedua pasar tersebut berlangsung pada 11 Februari 2026. Sementara itu, cum dividen di Pasar Tunai dijadwalkan pada 12 Februari 2026, dengan ex dividen pada 13 Februari 2026.

Adapun tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) yang berhak atas dividen interim ditetapkan pada 12 Februari 2026. Pembayaran dividen interim kepada pemegang saham akan dilakukan pada 24 Februari 2026.

Pembagian dividen interim ini mencerminkan komitmen AMOR dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sekaligus menunjukkan kinerja dan posisi keuangan perseroan yang tetap solid sepanjang tahun buku berjalan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru