EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Bank Mandiri (BMRI) Kantongi Modal Tambahan USD750 Juta

Oleh Komarudin 30 Sep 2026 23:04 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) resmi mencatatkan realisasi penerbitan Additional Tier 1 Capital (AT-1) dalam bentuk Perpetual Bond berdenominasi dolar Amerika Serikat senilai USD750 juta atau sekitar Rp11,25 triliun jika menggunakan asumsi kurs Rp15.000 per dolar AS.

Pencatatan tersebut dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan persetujuan atas perhitungan hasil penerbitan Perpetual Bond sebagai komponen Modal Inti Tambahan (Additional Tier-1) Bank Mandiri.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bank Mandiri tertanggal 30 September 2026, persetujuan OJK tersebut membuat dana hasil penerbitan Perpetual Bond dapat diperhitungkan sebagai komponen AT-1 Perseroan pada posisi akhir September 2026.

Bank Mandiri menyebut pencatatan tersebut dilakukan sesuai ketentuan POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir melalui POJK No. 27 Tahun 2022.

Dalam ketentuan tersebut, instrumen modal inti tambahan berupa efek modal AT-1 dapat diperhitungkan sebagai komponen modal bank setelah memperoleh persetujuan OJK.

Sebelumnya, Bank Mandiri telah menyampaikan informasi mengenai penyelesaian penerbitan Perpetual Bond tersebut melalui keterbukaan informasi pada 10 September 2026.

Bank Mandiri menjelaskan, dana hasil penerbitan Perpetual Bond tersebut digunakan untuk memperkuat struktur dan rasio permodalan Perseroan, sekaligus mendukung ekspansi kegiatan usaha.

Dengan masuknya dana tersebut sebagai komponen AT-1, penerbitan Perpetual Bond menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri memperkuat basis permodalan untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.

Topik terkait
BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) realisasi penerbitan Additional Tier 1 Capital (AT-1) Perpetual Bond senilai USD750 juta