back to top

BEI Akhirnya Layangkan Surat ke Emiten RLCO

Emitentrust.com- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan selama periode 11 hingga 18 Mei 2026.

Sebagai informasi, saham RLCO pada perdagangan Rabu (20/5) anjlok 8,4 persen ke level Rp3.030. Dalam sepekan anjlok 34,8 persen. Dalam sebulan drop 49,2 persen.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul surat permintaan penjelasan dari BEI bernomor S-05864/BEI.PP2/05-2026 tertanggal 19 Mei 2026.

Sekretaris Perusahaan, RLCO Ayu Amanda, menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham maupun keputusan investasi para pemodal.

Perseroan menyebut, hingga tanggal surat disampaikan, tidak terdapat informasi material sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

Selain itu, ALII juga memastikan tidak ada informasi penting lainnya yang belum dipublikasikan kepada investor dan berpotensi mempengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Perseroan tidak memiliki informasi, fakta, kejadian, atau kondisi penting lainnya yang belum diungkapkan ke publik yang berpotensi memengaruhi harga saham Perseroan serta kelangsungan kegiatan usaha Perseroan,” tulis Ayu pada Rabu (20/5).

Tak hanya itu, perseroan juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 11/POJK.04/2017 terkait laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Di sisi lain, ALII menegaskan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk aksi yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham perseroan di BEI setidaknya dalam tiga bulan ke depan.

Artikel Terkait

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Market Cap BEI Susut 0,14% Jadi Rp10.287T dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada perdagangan sepekan periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Nilai kapitalisasi pasar tercatat turun 0,14% menjadi Rp10.287 triliun dibandingkan Rp10.302 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Perintis Triniti Propert (TRIN) Kebut Proyek Kawasan Industri di Lampung

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRINLAND) kembali mencatatkan perkembangan positif dalam pembangunan proyek logistik unggulannya, Holdwell Business Park di Lampung. Perseroan telah menyelesaikan tahapan topping off untuk bangunan Storage House pada 28 Juni 2026,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru