back to top

BEI Layangkan Surat ke Manajemen SOLA

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat untu meminta klarifikasi manajemen Xolare RCR Energy (SOLA) terkait volatilitas transaksi efek yang terjadi belakangan ini.

Permintaan tersebut disampaikan BEI melalui surat No. S-10422/BEI.PP2/08-2026 tertanggal 7 Agustus 2026.

Seperti diketahui, Saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) masih berada di level Rp93 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham SOLA telah terkoreksi 7,9%, sedangkan sejak awal tahun atau year to date (YTD) ambles 26% dari posisi Rp128 per saham pada 8 Januari 2026.

Pada perdagangan Senin (10/8/2026), saham SOLA tercatat stagnan di level Rp93 per saham. Pergerakan saham tersebut sebelumnya menjadi perhatian PT Bursa Efek Indonesia (BEI), yang meminta penjelasan perseroan terkait volatilitas transaksi efek.

Menanggapi surat tersebut, manajemen Xolare RCR Energy (SOLA) memastikan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai saham perseroan maupun keputusan investasi pemodal.

Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” demikian jawaban SOLA dalam keterbukaan informasi yang ditandatangani Sekretaris Perusahaan Dinda Oktavia.

BEI turut mempertanyakan apakah perseroan mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka serta aktivitas menjaminkan saham.

Manajemen SOLA menyatakan perseroan mengetahui dan melakukan pelaporan secara berkala atas aktivitas kepemilikan saham beserta perubahannya yang dilakukan Direksi, Dewan Komisaris maupun pemegang saham tertentu.

“Perseroan mengetahui dan melaporkan secara berkala aktivitas kepemilikan saham beserta perubahannya atas saham Perseroan yang dimiliki oleh Direksi, Dewan Komisaris serta pemegang saham tertentu,” jawab Sekretaris Perusahaan Dinda Oktavia ke BEI pada Senin (10/8).

Perseroan juga menegaskan tidak memiliki rencana melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk aksi yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham SOLA di Bursa.

Setidaknya untuk tiga bulan mendatang, manajemen menyatakan belum memiliki agenda aksi korporasi yang dapat mempengaruhi status pencatatan saham perseroan.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Anjlok ke 6.365, Tapi GIAA Terbang 33,3 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan. Setelah sempat menguat pada awal perdagangan, IHSG akhirnya terkoreksi 44,28 poin atau 0,69% ke level 6.365,37 pada penutupan

PADI Gagal Kuorum, Dua Agenda Penting Tak Bisa Diputuskan

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang digelar pada 7 Agustus 2026 belum dapat mengambil keputusan atas dua agenda penting perseroan.

IMPC Gandeng SKZ Jerman, Investasi Rp250M Bangun Pusat Pelatihan Polimer Bertaraf Dunia

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui pengembangan Impack Polymer Science Institute (IPSI). Perseroan menginvestasikan sekitar Rp250 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru