BEI Minta Penjelasan ADHI Terkait Isu Merger PTPP

BEI Minta Penjelasan ADHI Terkait Isu Merger PTPP
Gedung Kantor Pusat Adhi Karya (ADHI).
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) memberikan klarifikasi terkait kabar rencana penggabungan usaha dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) yang sebelumnya diberitakan akan dirampungkan tahun ini.

Klarifikasi tersebut disampaikan ADHI sebagai respons atas permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan media massa mengenai rencana merger kedua perusahaan konstruksi pelat merah tersebut.

Dalam keterangannya, ADHI menegaskan bahwa hingga saat ini rencana penggabungan usaha dengan PTPP masih berada dalam tahap kajian dan pembahasan lebih lanjut.

Pembahasan tersebut dilakukan sejalan dengan arahan PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM selaku pemegang saham Seri B terbanyak serta Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sebagai pemegang saham Seri A Dwiwarna.

Dengan status tersebut, ADHI menyatakan belum menerbitkan informasi lebih lanjut mengenai rencana merger hingga terdapat arahan resmi dari DAM dan BP BUMN.

Di luar isu merger, ADHI juga mengungkap perkembangan material yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha dan harga saham perseroan.

Perseroan menyampaikan bahwa pembayaran bunga ke-17 atas Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri B dan Seri C belum dilaksanakan.

Kondisi tersebut berdampak pada penghentian sementara perdagangan saham ADHI oleh BEI.

Sebagai langkah lanjutan, ADHI akan menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 11 September 2026. Rapat tersebut akan membahas agenda yang berkaitan dengan obligasi tersebut.

ADHI menyatakan akan menyampaikan hasil RUPO serta perkembangan material berikutnya kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, investor kini menghadapi dua perkembangan penting di tubuh ADHI, yakni rencana merger dengan PTPP yang masih dalam tahap kajian dan persoalan pembayaran bunga obligasi yang telah berdampak langsung terhadap perdagangan saham perseroan.